Microsoft Research Menciptakan Alat yang Dapat Mengisi Smartphone secara Otomatis dengan Sinar Cahaya

Teknopreneur.com - Kehabisan baterai di siang hari merupakan masalah bagi orang-orang yang lupa mengisi baterai smartphone mereka pada malam hari. Tetapi kadang-kadang tidak cukup hanya malam hari saja, pengisian sepanjang hari kadang-kadang diperlukan karena penggunaan yang berlebihan. Microsoft Research telah menemukan solusinya yaitu dengan AutoCharge.

Dilansir dari Venturebeat (19/01) Peneliti dari Microsoft dari Beijing Yunxin Liu, Zhen Qin, dan Chunshui Zhao menjelaskan AutoCharge melakukan pendekatan otomatis dengan cara meletakan smartphone diatas meja dan mengisinya. Charger prototipe milik mereka, bisa diletakan pada langit-langit, dan bekerja dengan dua cara pertama dengan menggunakan sebuah mode deteksi menggunakan kamera Kinect Microsoft untuk memindai objek seperti smartphone, kedua mode pengisian dengan menggunakan UltraFire CREE XM-L T6 yang terdapat LED Flashlight Torch pada fokusnya.

Sistem AutoCharge memiliki cara kerja berbasis gambar untuk mendeteksi dan melacak smartphone yang diletakan pada meja agar terisi secara otomatis. Charger berputar sampai mendeteksi objek yang terlihat seperti smartphone, kemudian mengisi baterai smartphone dengan sinar matahari dan tanpa kabel.

AutoCharge terhubung dengan smartphone melalui Bluetooth atau LED. Hal ini untuk memastikan pengisian akan berhenti apabila baterai sudah terisi penuh. Sistem ini akan mati secara otomatis dalam waktu 50 milidetik apabila smartphone dipindahkan.

 

Penulis: Aswin

Categories: