Analisa Data Deforestasi Hutan Tropis Dengan Model Berbasis Satelit Landset

Teknopreneur.com - Tingkat deforestasi hutan tropis semakin meningkat tak terkecuali di Indonesia. hal ini, berdasarkan penelitian para ilmuwan dari Universitas Maryland Amerika Serikat. Mereka, tengah mengembangkan sebuah model berbasis satelit landsat guna analisa data tingkat deforestasi hutan tropis salah satunya di Indonesia yang telah menjadi kawasan konservasi hutan dunia.

Dalam model analisa pencitraan satelit tersebut, diketahui untuk wilayah Sumatra dalam tempo 2000-2012 telah kehilangan lebih dari 50% hutan alamnya hanya dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Penyebabnya,adalah aktifitas pertambangan, pembukaan lahan baru untuk perkebunan, kebakaran hutan dan pembalakan liar.

Menurut Dr Matius Hansen salah satu peneliti dari Universitas Maryland seperti yang kami kutip dari Jurnal Science, mengatakan bahwa kunci keberhasilan studi tersebut adalah kolaborasi antara para ilmuwan di Universitas Maryland, yang mengembangkan model-model untuk menganalisis data satelit Landsat, dan para ilmuwan komputer di Google. Dari hasil kombinasi kerjasama tersebut, kemudian digunakan teknologi mesin Google Earth untuk menjalankan model ini pada lebih dari 650.000 Landsat gambar yang dapat terdeteksi.

Tidak hanya model analisa berbasis satelit landsat, guna mencegah penyebab deforestasi hutan para peneliti ini sebelumnya telah mengembangkan model software komputer HIGRAD / FIRETEC. Software ini dipergunakan untuk mengurangi tingkat deforestasi. Software yang dikembangkan melalui proyek kerjasama riset antara dinas kehutanan Rocky Mountain Amerika dan Los Alamos National Laboratory (LANL) ini diklaim mampu untuk membantu memprediksi api dalam kebakaran hutan.

Categories: