A (14) | B (13) | C (4) | D (4) | E (4) | F (3) | G (5) | I (7) | J (2) | K (8) | L (2) | M (10) | P (26) | R (3) | S (15) | T (15) | U (1) | V (1) | Y (1) | Z (2)

Bertanam Kentang Tanpa Tanah

Teknopreneur.com - Inovasi ini memanfaatkan teknologi aeroponik dan kultur jaringan untuk melipatgandakan benih kentang. Menggunakan peralatan dimodifikasi dan disederhanakan dari bahan-bahan yang tersedia di Indonesia, ternyata mampu menghasilkan benih kentang yang melimpah dari setek aklimatisasi kultur jaringan.

Biskuit Bergizi Tinggi Berbasis Tepung Ikan Lele

Teknopreneur.com - Biskuit adalah jenis makanan yang disukai berbagai kalangan dan usia, terutama anak-anak. Upaya perbaikan gizi akan lebih mudah diterima anak-anak melalui pemberian makanan tambahan atau fungsional yang dikenal dan disukai oleh mereka. Inovasi ini memanfaatkan tepung daging ikan lele (Clarias sp.) yang kaya akan protein serta tepung kepalanya yang kaya dengan kalsium sebagai bahan baku biskuit fungsional. Pada tahap uji klinis, biskuit ini disukai balita dan telah terbukti dapat meningkatkan berat badan dan daya tahan tubuh mereka.

Bioinsektisida Buatan Sendiri dari Bacillus thuringiensis

Dipel adalah bakteri Bacillus thuringiensis yang secara alami mampu membunuh ulat serangga pengganggu dan pemakan daun namun aman bagi serangga lain, burung, ikan atau hewan berdarah panas.

Metoda sederhana pembiakan dipel (Bacillus thuringiensis subsp. kurtaki) dikembangkan menggunakan media dengan bahan baku limbah cair tahu dan onggok tapioka (2:1), serta kapur. Sebagai starter digunakan produk komersial dipel yang dilarutkan dalam air steril dengan kosentrasi 1 gram dipel per 1 liter air steril.

Bahan Pengawet Alami Pada Pengolahan Ikan Asin Manfaatkan Limbah Invertibrata

Teknopreneur.com - Pemakaian Formalin sebagai pengawet bahan pangan telah menjadi kontroversi serius, karena formalin bukan pengawet untuk makanan, dan selain itu, bisa beresiko serius pada kesehatan jika pemakaiannya dilakukan secara sembrono. Kitosan menawarkan substitusi alami yang aman, karena dibuat dari limbah pengolahan makanan, yaitu limbah invertebrata laut, seperti udang atau kepiting.

BATARA-SAYANG, Si Jagung Hibrida Unggul

Teknopreneur.com - BATARA dan SAYANG merupakan varietas jagung hibrida unggul yang merupakan hasil perakitan melalui pemuliaan tanaman. Varietas ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan varietas lain yang telah ada di pasaran yaitu mempunyai tajuk tanaman yang tetap hijau meskipun bonggol jagung sudah dipanen sehingga dapat digunakan untuk pakan hijauan ternak, tahan terhadap kekeringan dan penyakit bulai, serta hasil panen yang tinggi.

Varietas jagung hibrida unggul BATARA DAN SAYANG telah dilepas oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2011.

Biodiesel Unggul dari Kelapa Sawit

Teknopreneur.com - Saat ini Indonesia tercatat sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia. Ironinya, sebagian besar produk sawit diekspor dalam bentuk mentah, minyak sawit kasar atau crude palm oil (CPO). Untuk meningkatkan nilai tambah CPO, diperlukan teknologi untuk diversifikasi produk, diantaranya adalah metil ester atau biodiesel dan surfaktan.

Biskuit Pakan untuk Ternak Ruminansia

Teknopreneur.com - Penyediaan pakan kaya serat bagi ternak Ruminansia seperti sapi, domba, dan kambing menjadi tantangan ketika jumlah hijauan berkurang, atau tidak tersedia dipasar. Hal ini coba disiasati dengan menggunakan limbah tanaman jagung yang merupakan salah satu sumber pakan ternak ruminansia alternatif berkualitas yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan biaya yang rendah. Dengan teknik pencetakan, pemanasan, dan pengepresan memungkinkan pembuatan pakan ternak dalam bentuk biskuit sehingga awet, mudah, dan berkualitas.

Bahan Aktif Tabir Surya dari Biji Mangrove

Teknopreneur.com - Tanaman bakau atau mangrove( Xylocarpus Sp.) banyak tumbuh di pantai-pantai di lndonesia. Selain berfungsi sebagai penahan abrasi pantai, biji mangrove pun dapat dikembangkan sebagai bahan pembuat tabir surya.

Ekstrak biji mangrove, sebagai bahan pembuat tabir surya ini, dapat diperoleh dengan melakukan pemotongan bahan, pengeringan, pembubukan, maserasi, penyaringan dan pengeringan filtrat.