Pantau Tangki Bahan Bakar, Real Time
June 29, 2009 by fitria
Meningkatnya pengguna telepon seluler membuat para operator harus membangun beribu-ribu BTS hingga pelosok negeri. Demi menyuplai energi untuk semua BTS yang dibangun di daerah terpencil, mereka memerlukan genset. Sayangnya, lokasi yang jauh dan kadang sulit diakses membuat sulitnya melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan bakar di mesin-mesin genset tersebut.
Inilah yang dibidik oleh Muhammad Pribadi dan perusahaannya Quasar ketika mengembangkan QuasiWire Fuel Monitor. QuasiWire Fuel Monitor adalah suatu sistem pemantau tangki bahan bakar yang terintegrasi lengkap dengan sensor, sistem pemantau dan sistem peringatan. QuasiWire Fuel Monitor bisa memberikan informasi keadaaan tangki bahan bakar melalui sensor-sensor yang terpasang. Informasi detail keadaan tangki dapat dilihat menggunakan jaringan internet dengan aman di mana saja dan kapan pun.
Jika tingkat ketinggian permukaan bahan bakar dalam tangki mencapai titik tertentu, maka secara otomatis QuasiWire Fuel Monitor akan memberikan peringatan ke pihak yang berkepentingan melalui pesan singkat (SMS). ”Dengan mengetahui kondisi persedian bahan bakar secara aktual, mereka bisa mengatur jadwal pengisian kembali bahan bakar dan jumlah yang diperlukan secara lebih akurat,” ujar Muhammad. Sistem pemantauan ini juga diharapkan dapat mendeteksi terjadi penyelewengan pengisian bahan bakar yang dapat merugikan perusahaan.
Menurut Muhammad, aplikasi ini memiliki sejumlah keunggulan yaitu Instalasi yang mudah (tanpa menggunakan Personal Computer), transmisi data yang aman (menggunakan Virtual Private Network), dan sanggup memantau hingga 1.024 tangki sekaligus dalam satu sistem yang terintegrasi. Selain itu QuasiWire Fuel Monitor memungkinkan sistem peringatan (alert) lewat SMS bertingkat dapat diprogram sesuai kebutuhan.
Sistem ini juga dapat diakses menggunakan browser internet dan dapat menampilkan data pencatatan status tangki bahan bakar setiap saat, sehingga dapat didownload melalui browser untuk diolah kembali menjadi laporan yang diperlukan oleh manajemen perusahaan
QuasiWire Fuel Monitor dapat pula dikembangkan untuk memantau aspek-aspek lain, seperti suhu, kadar air, kadar lumpur, kondisi catu daya pada tempat yang jauh. Semua ini dimungkinkan karena QuasiWire Fuel Monitor bisa diaplikasikan dengan beragam sensor.
QuasiWire Fuel Monitor dapat dan cocok diaplikasikan pada bidang industri Oil & Gas, pengolahan air, petrokimia, makanan, pengolahan plastik, semi-konduktor, pembuatan semen, pembangkit tenaga listrik, farmasi, tekstil dll.
Teknologi ini sudah dipasarkan secara luas di Indonesia. Kebanyakan penggunakanya adalah pengelola tangki bahan bakar genset menara seluler dan pengelola SPBU serta perusahan minyak & gas. ”Respon yang kami dapatkan cukup positif sekali karena manfaatnya dapat dirasakan,” tutur Muhammad.
QuasiWire Fuel Monitor adalah salah satu produk yang lolos penjurian tahap II INAICTA 2009 untuk kategori Tools and Infrastucture. Muhammad Pribadi selaku pengembang akan berusaha menarik perhatian para juri pada penjurian INAICTA selanjutnya 3-4 Juli nanti.
“Dengan mengikuti ajang INAICTA ini kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas, khususnya industri dalam negeri, karya terbaik putra bangsa,” ujar Muhammad. Dia pun berharap agar melalui INAICTA karyanyanya ini bisa didekatkan dengan pasar potensial dan mendapat masukan untuk pengembangan lebih lanjut, baik dari sisi teknologi maupun aplikasinya. Bagi pelaksana hajatan INAICTA, Muhammad berharap agar kompetisi ini dapat berpartisipasi secara konsisten untuk memajukan industri teknologi dalam negeri. [Fitria]















