IBM Bangun ASEAN Telecom Center
February 1, 2010 by ria
Besarnya pasar telekomunikasi di ASEAN membuat IBM mengembangkan pusat telekomunikasi yang diberi nama ASEAN Telecom Center of Exellence (CoE). Pusat telekomunikasi ini menawarkan serangkaian solusi piranti lunak telekomunikasi baru.
Pasar layanan telekomunikasi kawasan ASEAN menurut laporan IDC mencapai USD 35,7 milyar pada 2009. Hal ini menjanjikan peluang tersendiri bagi IBM. Bahkan, pasar telekomunikasi di Indonesia dan Vietnam disebut IDC bakal tumbuh dua digit, karena negara ini baru mengembangkan infrastrukturnya.
Sementara itu, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand diperkirakan juga akan meningkat berkisar 4 % hingga 6 %. Hal inilah yang membuat IBM tertarik untuk menawarkan jasa yang lebih banyak di kawasan ASEAN.
Solusi software yang ditawarkan IBM berbasis kerangka kerja IBM Service Provider Delivery Environment (SPDE) 3.0. Selain itu, terdapat solusi perangkat keras, layanan dan aplikasi dari mitra-mitra bisnis. Layanan yang didirikan tersebut untuk meningkatkan dukungan dan pengembangan solusi bagi pelanggan sektor komunikasi.
Saat ini IBM sendiri menguasai 90 % penyedia layanan komunikasi seluruh dunia. Untuk itu, target dari program ini adalah para operator telekomunikasi, pemasok peralatan jaringan, ISV, dan penyedia layanan khusus.
Sebenarnya, beberapa waktu lalu, IBM telah menjaring klien dari berbagai operator, di antaranya kerjasama dengan Maxis. Kerjasama tersebut dalam rangka implementasi penawaran Service Quality Assurance hulu ke hilir.
Implementasi semacam ini memungkinkan tim layanan pelanggan untuk mengakses informasi kualitas layanan. Selain itu, hal ini juga berguna untuk menganalisa metrik pengalaman pelanggan dari berbagai sudut pandang secara real-time.
Untuk Filipina, IBM bekerjasama dengan Nokia Siemens Networks. Mereka menyediakan platform bagi Globe Telecom untuk merampingkan operasi bisnis. Selain itu, solusi semacam ini juga dapat memperbaharui pendapatan dan mengefisienkan waktu penghantaran layanan.
Di Vietnam, IBM memfasilitasi pengimplementasian jaringan Global System for Mobile communication (GSM). Selain membangun jaringan, IBM juga membangun teknologi dan layanan solusi bisnis untuk bagian tagihan, layanan pelanggan dan layanan tambahan.
Sementara di Indonesia, IBM membantu Excelcomindo Pratama. Dengan pihak Excelcomindo, IBM melakukan integrasi proses TI dan bisnis untuk meningkatkan kepuasan pelanggan berbasis solusi IBM Service Management. [Ria]















