Genjot Energi Terbarukan, Turki Diprediksi Banjir Investasi

Teknopreneur.com – International  Finance Corporation memprediksikan pemerintahan Turki akan menarik sekitar US$28 miliar pada investasi di bidang energi terbarukan pada 2020 nanti. Para investor asing yang berada di Turki—yang biasanya adalah importir energi—berkeinginan untuk meningkatkan porsi sumber energi terbarukan dalam produksi listrik dan akan meningkat secara bertahap.

Menurut kompilasi data Anadolu Agency dari laporan IFC "Peluang imate Investment Opportunities in Emerging Markets”, pertumbuhan Turki dalam produk domestik bruto meninggalkan banyak negara G20 di belakang walaupun didera peristiwa politik baru-baru ini, ini menyebabkan tumbuhnya minat investor untuk menanamkan modalnya di negara bekas Kesultanan Ottoman tersebut.

Laporan ini menunjukkan bahwa Turki, yang memiliki potensi investor di sektor energi bersih, akan menerima US$ 27,7 miliar investasi dalam energi terbarukan pada tahun 2020, sebesar US$16.4 miliar dalam energi angin, US$7,4 miliar pada tenaga surya, US$3,4 miliar pada panas bumi dan US$560 juta di bidang tenaga air.

Dalam lingkup investasi ramah lingkungan di Turki, USsekitar $ 470miliar akan diinvestasikan dalam proyek-proyek infrastruktur transportasi, bangunan hijau dan pengelolaan limbah.

Disebutkan, sekitar US$ 18.6 miliar akan dihabiskan untuk bangunan hijau baru sejalan dengan kecepatan  industrialisasi dan urbanisasi yang terjadi di Turki. Selain itu, investasi ramah lingkungan juga akan masuk pada sektor transportasi, salah satu bidang yang paling berkembang di negeri ini. Dalam konteks ini, setidaknya US$ 24 miliar akan diinvestasikan dalam transportasi nirkarbon pada tahun 2020.

Turki berita-cita untuk memenuhi 37 persen dari total pembangkit listrik berasal dari sumber energi terbarukan pada 2023. IFC menunjukkan bahwa Turki, yang menginvestasikan US$1,9 miliar pada energi terbarukan tahun lalu, bergerak mendekati target ini dengan langkah-langkah tertentu.

Pada 2023, Turki berencana membangun kapasitas tambahan 20.000 megawatt energi angin, 5.000 megawatt energi surya dan 600 megawatt energi panas bumi.

Categories: