





Oracle Indonesia mengadakan 'Customer Appreciation Day' untuk memberikan penghargaan kepada konsumen yang telah berhasil menggunakan portfolio solusi enterprise dan pelayanan Oracle. Para penerima penghargaan berasal dari berbagai industri seperti layanan keuangan, telekomunikasi, kesehatan, manufaktur, farmasi dan ritel.
“Kemampuan untuk berinovasi dan menciptakan nilai untuk konsumen merupakan bagian tak terpisahkan dari keberhasilan Oracle yang berkelanjutan,” ujar Natasak Rodjanapiches, Regional Managing Director of Oracle ASEAN.
Natasak juga menyatakan bahwa di saat perusahaan software bisnis terbesar di dunia ini memperluas portofolio bisnis dan solusi, konsumen mereka di Indonesia juga akan menikmati keuntungan dari penggunaan teknologi dan aplikasi Oracle. Keuntungan itu di antaranya menciptakan inovasi, solusi yang terdepan di pasar untuk perusahaan mereka.
“Dengan memilih Oracle sebagai partner teknologi, konsumen kami telah berhasil mengakses solusi software paling komprehensif, beserta dengan dukungan teknis, peralatan dan sumber daya untuk menembus pasar dan menumbuhkan bisnis mereka,” tutur Natasak.
Berikut sebelas perusahaan yang menerima penghargaan dari Oracle:
- PT. Pertamina (Persero) atas implementasi SAP pada penerapan Oracle Real Application Cluster
- PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang mengadopsi solusi Oracle tercanggih dalam industri telekomunikasi di Indonesia
- PT. Metro Batavia sebagai perusahaan yang mengimplementasikan Oracle Grid paling besar di Indonesia
- PT. Matahari Putra Prima yang menjadi konsumen pertama Retek di Indonesia
- PT. Federal International Finance yang mengadopsi Oracle Advanced Customer Services tercanggih
- Bank BRI Syariah yang mengadopsi Teknologi Oracle di bidang Perbankan Islam
- PT. Jasa Marga Tbk yang mengadopsi solusi Oracle Application Solution Suite secara lengkap di segmen BUMN
- PT. Gudang Garam yang pertama kali menggunakan Siebel dan Demantra untuk sektor manufaktur, ritel dan distribusi di Indonesia
- PT. Kalbe Farma sebagai konsumen Oracle E-Business Suite R12, Enterprise Asset Management pertama di industri farmasi
- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk sebagai yang pertama menggunakan Oracle Service Delivery Platform di Indonesia
- PT. Perusahaan Percetakan Uang RI sebagai konsumen yang pertama menggunakan Oracle Manufacturing Execution System (MES) di Indonesia
[Feby]

Konferensi Inaicta 2009 dibuka secara resmi oleh Direktorat Jenderal Departemen Komunikasi dan Informatika RI, Cahyana Ahmadjayadi, Selasa, 28 Juli 2009, di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam pembukaan ini, beliau mengajak serta para pendukung acara, baik dari kalangan IT maupun para sponsor.
Konferensi yang digelar pada 28-29 Juli ini merupakan rangkaian dari acara Inaicta 2009. Kompetisi yang diikuti oleh peserta dari berbagai penjuru Indonesia ini mempertandingkan 14 kategori. Selain konferensi yang bertemakan IT, rangkaian lainnya adalah pameran dan ekshibisi yang diikuti oleh pesera Inaicta yang lolos hingga penjurian tahap II.
Pembukaan konferensi ini juga dihadiri peserta baik dari kalangan IT, pendidikan, maupun bisnis. Agenda pertama ini merupakan tanda dimulainya konferensi yang akan ditutup dengan malam penghargaan bagi pemenang Inaicta 2009.
Rencananya beberapa menteri akan mengisi konferensi yang berkaitan dengan industri kreatif IT di Indonesia. Cahyana mengharapkan peserta tidak hanya mahir dalam membuat aplikasi teknologi, tetapi bisa menjadi entrepreneur sejati. [Ria]
Kompetisi inovasi bidang wireless kembali digelar. Ajang yang dinamakan Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 ini mengambil tema “Innovation, Research and Developing Entrepreneurship in Wireless Business”. IWIC 2009 menghadirkan menghadirkan inovasi baru berupa kategori baru yaitu kompetisi Research and Development in Wireless Technology, bagi perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
IWIC yang telah diselenggarakan keempat kalinya ini terdiri dari beberapa kategori, antara lain Mobile Wireless Application merupakan pengembangan dari kategori yang sudah ada sebelumnya dengan sub kategori: aplikasi untuk bisnis, jejaring sosial (social networking) dan pendidikan (learning and education). Selain Indosat sebagai penyelenggara, acara ini juga bekerjasama dengan Badan Pengkajian danPenerapan Teknologi (BPPT) sebagai penasehat (advisor) sekaligus anggota tim penilai.
“Program IWIC 2009 merupakan kelanjutan dari inisiatif Indosat untuk menjadi pelopor inovasi dengan membangun nilai dan semangat berinovasi dalam diri generasi muda dan masyarakat pada umumnya. Lebih dari itu, program IWIC juga menjadi implementasi program tanggung jawab perusahaan dalam bidang pendidikan melalui payung INDONESIA BELAJAR,” kata Johnny Swandi Sjam, Direktur Utama Indosat.
Untuk Mobile Wireless Application ditujukan bagi perorangan atau individu, mahasiswa, dan masyarakat umum dengan beberapa sub kategori :
a. Business and Commerce, aplikasi yang terkait langsung dengan lingkup bisnis dan komersial, seperti: aplikasi dalam mobile advertising, mobile tracking and navigation, mobile payment, dll
b. Social Networking, aplikasi yang terkait dengan aktifitas jaringan sosial, misalkan pengembangan dari aplikasi jaringan sosial yang telah ada (advance social networking, instant messaging, etc)
c. Learning and Education, aplikasi yang terkait aktifitas pendidikan, seperti: aplikasi untuk mobile learning, dll.
Para nominator nantinya akan berkesempatan untuk mengikuti program inkubasi kewirausahaan di bidang wireless yang bekerjasama dengan pihak Inkubator Industri dan Bisnis ITB. Sedangkan kategori kedua yaitu Research and Development for Wireless Technology, para peserta harus membuat konsep atau proposal lengkap mulai dari metodologi hingga rencana pengembangan yang akan diimplementasikan terkait teknologi wireless. Kategori ini ditujukan bagi kelompok (maksimum beranggotakan 3 orang) yang terdiri dari dosen dan/atau mahasiswa S1/S2/S3 yang mewakili universitas atau perguruan tinggi.
Selain kategori-kategori diatas, terdapat beberapa persyaratan lain bagi peserta, yaitu karya yang dihasilkan dapat dijalankan atau diaplikasikan di berbagai platform, karya harus original, unik, dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain sebelumnya, serta karya yang terpilih menjadi pemenang, akan direview oleh Indosat, untuk dapat ditindaklanjuti sebagai fitur yang akan dikomersialkan Indosat dan akan dilakukan negosiasi terpisah.
Tidak tanggung-tanggung, bagi peserta yang menang akan mendapatkan hadiah total ratusan juta rupiah beserta perangkat gadget paling mutakhir untuk kategori Mobile Wireless Application. Sedangkan bagi para pemenang Research and Development in Wireless Technology akan mendapatkan Dana Riset senilai total 500 juta rupiah.
Bagi yang berminat bisa mengunjungi portal IWIC dengan alamat: www.i-wirelessinnovation.com, FaceBook Group di Indosat Wireless Innovation Contest – Internet & Technology Mobile, serta www.indosat.com/iwic. [Ria]






















.jpg)













.jpg)















