Peternakan

Produksi Pelet dari Kotoran Sapi

Teknopreneur.com - Pakan ikan, udang, dan unggas merupakan kunci vital dalam budidaya ternak. Tingginya harga pakan membuat peternak kesulitan mendapatkan keuntungan. Pakan yang terbuat dari kotoran sapi yang masih mengandung protein dan gizi cukup tinggi dapat menjadi salah satu solusi permasalahan tersebut.

Sapi diberikan formulasi bakteri tertentu sehingga menghasilkan kotoran yang tidak berbau. Kotoran sapi yang dihasilkan kemudian diproses menjadi pelet untuk pakan ikan, udang, dan unggas.

Jamu Untuk Ayam Broiler Tingkatkan Metabolisme Pencernaan

Suplemen jamu bagi unggas (ayam ternak broiler) ini dibuat dari kombinasi buah-buahan tropis alami, squalene dan sari umbi manggata (rumput teki) dan difermentasi selama 6 bulan.

Kandungan nutrisi alami mampu diserap dengan baik oleh unggas dan meningkatkan mutu sistem pencernaan unggas ketika dewasa, sehingga daya serap makanan meningkat, perbandingan berat pakan dengan berat hewan (feed conversion ratio) menurun, begitu pula dengan tingkat kematian unggas.

Alat Pengukur Tingkat Kesegaran Ikan/Udang

Kesegaran adalah parameter untuk membedakan kualitas ikan. Ikan dikatakan masih segar jika perubahan-perubahan biokimia, mikrobiologi dan fisika yang terjadi belum menyebabkan kerusakan pada ikan. Kesegaran umumnya dideteksi dari tampak dan bau.

Alat pengukur tingkat kesegaran ikan dapat bekerja secara otomatis dengan metode akuatik frekuensi tinggi (ultrasonik) berbasis kontroler mikro. Metode yang digunakan bersifat tidak merusak (non-destructive), tidak menyentuh secara langsung ikan/udang dan praktis penerapannya.