“Universitas Budi Luhur juga melakukan riset dan inovasi teknologi yang hasil-hasil dapat dimanfaatkan masyarakat”

 

Teknopreneur.com – Pada 1 April 2019, Budi Luhur akan genap berusia 40 tahun. Perayaan HUT ke 40 Budi Luhur akan diselenggarakan di Auditorium Kampus Budi Luhur, Ciledug, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. Usia 40 tahun merupakan tonggak sejarah penting dalam kehidupan. Demikian juga dengan Budi Luhur sebagai sebuah lembaga pendidikan di tanah air.

Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi berbasis IT, Universitas Budi Luhur juga melakukan pengembangan riset dan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Deputi Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wendi Usino, M.Sc., MM, menjelaskan “Universitas Budi Luhur juga melakukan riset dan inovasi teknologi yang hasil-hasil dapat dimanfaatkan masyarakat”.

Hasil riset yang dilakukan oleh Universitas Budi Luhur mencakup beberapa bidang, antara lain di bidang E – Health yang menghasilkan Model peramalan jumlah kasus dan pola distribusi penyebaran demam berdarah dengue, kemudian termodifikasi untuk konstruksi fitur pada model diagnosis smear-negative pulmonarytuberculosis berbasis SVM dan aturan, Model berbasis profile matching interpolasi untuk penentuan kesesuaian obat dengan kondisi pasien. Pemodelan sistem rujukan cerdas yang bersesuaian antara kondisi pasien dengan rumah sakit rujukan. Deteksi jatuh pada manusia menggunakan metode threshold berbasis akselerometer smartphone, dan Information Technology Strategic Planning Framework.

Sementara dalam bidang Big Data, kampus di bilangan Ciledug ini telah melakukan riset terkait Metode ekstraksi twitter dan klasifikasi berbasis aturan untuk memprediksi kepadatan lalu lintas, Deteksi trending topic tweet berbahasa indonesia menggunakan metode clustering serta kombinasi textual dan social content, Metodologi pengukuran produktivitas penggunaan bandwidth internet, Pengenalan orang berdasarkan bunyi langkah kaki pada saat berjalan menggunakan metoda mel frequency cepstrum coefficient (mfcc) dan metoda deteksi onset, workflow management framework in grid-based data integration,  serta hybrid fuzzy multi objective particle swarm optimization for taxonomy extraction.

Pada bidang ICT lainnya, riset yang dilakukan antara lain mengenai Model  e-learning sesuai dengan gaya belajar dan tingkat kemampuan peserta didik, Analisis arah pergerakan pada video menggunakan ciri optical flow, Pemodelan ekstraksi ciri objek lalu lintas pada smart video sensor, dan terakhir riset yang bertajuk “The Method Of Determining Position Of Cephalogram Landmark In Java Population Based On Polygon Pattern”. Selain itu Budi luhur juga sukses mengembangkan mobil listrik BLITS (BL-ITS) yang telah berhasil “mengaspal” Pulau Jawa dan Sumatera.

Dalam bincang bersama media, Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. sc. agr. Ir. Didik Sulistyanto menyampaikan bahwa kampus yang ia pimpin telah mendapatkan kepercayaan sebagai kordinator beberapa program pengabdian pada masyarakat, termasuk bersama tiga universitas lain mengonsep program Eco Campus yang nantinya akan diterapkan secara nasional. “Kemenristekdikti telah mempercayakan Universitas Budi Luhur untuk menjadi koordinator beberapa program pengabdian masyarakat. Diantaranya: mengkoordinir lebih 100 PTS dalam program Citarum Harum; Menjadi koordinator PTS wilayah LL Dikti III program Pemulihan Bencana Palu dan Anyer. Sedangkan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempercayakan Unversitas Budi Luhur bersama 1 PTS dan 2 PTN lain menjadi konseptor Eco Campus” ujar Rektor. Redaksi