Teknopreneur.com—Selain unggul dalam hal ketahanan dan kemanan, Lintasarta berhasil menghubungkan tiga fasilitas Data Center di Wilayah DKI Jakarta, Tanggerang Selatan, dan Purwakarta dengan jaringan berkecepatan tinggi. Hal ini nantinya diyakinkan akan mampu menunjang pelaku industri untuk dapat mengikuti pekembangan perusahaan global.

“Arsitektur tiga Data Center yang terkoneksi ini akan memudahkan pengguna dalam menentukan strategi Deployment yang paling optimal,” ungkap IT Sevices Director Lintasarta, Arya N. Soemali pada siaran Persnya, Kamis (27/28/2018).

Menurutnya dengan terkoneksinya tiga Data Center tersebut akan berdampak positif terhadap efisiensi perusahaan  dalam hal penggunaan layanan Data Center dan Data Recovery Center (DRC) yang di-bundling dengan link jaringan Data Center.

Arya menjelaskan, bahwa saat ini tidak semua layanan provider Indonesia memiliki layanan komunkasi data yang baik. Maka untuk hal ini Lintasarta memiliki poin plus dalam hal efiensiensi dan kualitas jaringan.

“Pelaku industri akan mendapatkan berbagai keuntungan dengan menggunakan layanan data center dari Lintasarta,” ucap Arya.

Penambahan Data Center juga akan terus dilakukan seperti pada Lintasarta Technopark Tanggerang Selatan, yang memiliki kapasitas 1.500 persegi atau setara 600 rak. Di tahun ini, Lintasarta pun telah menambahkan kapasitas fase kedua sebesar 700 meter persegi atau sekitar 280 rak, dimana jumlah itu melengkapi fase satu yang berkapasitas 800 meter atau sekitar 320 rak.

“Untuk kapasitas data center fase kedua sudah siap untuk diisi oleh pelaku industri. Lintasarta Technopark Data Center merupakan data center dengan standar tinggi yang bisa mendukung power hingga 13 kw/rak,” ujar Arya.

Disisi lain Lintasarta memiliki solusi IT Ressiliency yang memastikan layanan DRC dapat diandalkan dengan tingkat keamanan yang tinggi, akses jaringan dan Power yang terjamin, pencegahan terhadap setiap potensi kerusakan dan ancaman, serta memiliki Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO) seminimal mungkin demi keamanan dan ketersediaan data pelanggan.