Di Wilayah Asia Paling Banyak Berdagang Melalui Social Commerce Instagarm dan Facbook,

Teknopreneur.com—Hasil riset Asia Social Commerce Report  yang dilakukan bersama Blackbox Research menerangkan, bahwa daring sosial media seperti Instagram (IG) dan Facebook (FB) kini menjadi ladang bisnis favorit bagi masyarakat.

Hasil riset itu juga merincikan bahwa dari jumlah pengguna media sosial Asia di tahun 2018, telah melampaui 1 miliar orang atau tumbuh berkisar dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2012. Kemudian pertumbuhan Smartphone yang mencapai 88 persen dan internet 92 persen, diklaim telah membuat masyarakat Asia dapat dengan mudah meningkatkan taraf perekonomiannya.

Riset ini juga diketahui telah melibatkan 4.000 konsumen dari beberapa negara Asia seperti Tiongkok, India, Hong Kong, Singapura, Thailand, Filipina, dan Indonesia, serta 1400 pedagang atau merchant dari skala kecil ataupu menengah (UMKM).

Tidak hanya itu, hal senada juga ditunjukan riset Penetrasi dan Prilaku Pengguna Internet 2017, yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII). Kajian ini menunjukan bahwa terdapat 143.26 juta masyarakat Indonesia telah terjangkau dengan internet, dari jumlah total 262 juta penduduk.

Chief Executive Officer Paypal Pte Ltd Rohan Mahadevan menjelaskan, bahwa Social Commerce mampu berkembang lantaran dapat memberikan pengalaman positif bagi pengguna. Dimana jual beli barang jasa melalui sosial media dimungkinkan adanya rekomendasi teman atau sanak saudara mengenai ulasan kualitas produk yang ditawarkan. Sehingga dari hal tersebut nampak ada kegiatan saling mempengaruhi antara pembeli dan calon pembeli, yang diakhiri dengan dampak postif bagi pedagang lantaran medsos dapat memberikan jaringan komunitas lebih besar.