PT Zahir Internasional Bidik Pasar Fintech Berbasis Syariah

Teknopreneur.com—Mulai mencoba suatu hal yang baru, PT Zahir Internasional (Zahir) meluncurkan layanan Fintech berbasis syariah yang bernama Zahir Capital. Produk layanan ini Zahir juga bekerjasama dengan industri Fintech Syariah ternama yakni Alami, Asy-syirkah, Ethis dan Kapital Boost.

Memiliki latar belakang kuat di bidang aplikasi bisnis, Zahir begitu percaya diri lantaran selama lebih dari 20 tahun ia memiliki 70 ribu pelanggan hingga saat ini. Bahkan tak cukup samapai disitu, Zahir juga menghadirkan layanan Cloud Computing dan Mobile Apps sehingga ia berhasil menjadi leader aplikasi bisnis di Indonesia.

“Zahir Capital hadir untuk menjawab perkembangan teknologi yang luar biasa di bidang teknologi finansial. Zahir punya potensi besar untuk meraih sukses di industry Fintech. Zahir Capital Hub adalah fintech syariah yang berpotensi hingga ratusan milyar rupiah dengan mudah” ungkap CEO PT Zahir Internasional, Muhammad Ismail, Senin (27/8/2018).

Lebih jauh Muhmmad menambahkan, bahwa alasan lain Zahir turut aktif dalam dunia fintech ialah fintech yang mengusung konsep permodalan kini memililiki banyak keuntungan. Untuk cara

“Zahir Capital Hub merupakan salah satu fintech syariah yang kuat dalam membatu perusahaan mendapatkan permodalan dari fintech syariah. Terlebih permodalan berbasis syariah jadi plihan lantaran sistemnya menguntungkan.” ungkap Ismail.

Jika menilik data berdasarkan Asosiasi  Fintech Indonesia (AFI) menunujukan bahwa perkembangan ekososistem perusahaan nampak terus berkembang, hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhanya yang cukup pesat dari tahun 2011 sampai tahun 2017.

Ismail menyebut, Mulai dari 25 perusahaan pada tahun 2011 saat ini sudah mencapai 235 perusahaan. Berdasarkan data dari Asosiasi Fintech Indonesia tahun 2018, saat ini terdapat 235 perusahaan fintech dimana 26 di antaranya bergerak di bidang market aggregator. Salah satunya Alami, perusahaan fintech ini merupakan aggregator syariah pertama di Indonesia.

Ada beberapa keuntungan menggunakan jasa fintech syariah, Pertama, sifatnya transparan (terbuka). Kedua, menguntungkan semua pihak yang terlibat di dalamnya. Ketiga, menggunakan sistem bagi hasil. Dan yang keempat, plafon yang bisa disalurkan berpotensi hingga milyaran rupiah.

“Ini menjadi layanan pintar dan mudah bagi perusahaan untuk mendapatkan investasi permodalan dari fintech syariah yang kredibel dan terpercaya.” paparnya.

Zahir saat ini sudah tergabung menjadi Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) yang juga sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketua Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) Ronald Yusuf Wijaya mengatakan potensi pertumbuhan fintech syariah sangat besar.

“Hal itu karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak dengan jumlah pengguna internet yang sangat besar, Kehadiran Zahir Capital Hub sangat positif” kata Ronald di sela Konferensi Keuangan Syariah ke-3 di Makassar, Sulawesi Selatan. (Wes)