Survey Data Base Startup Indonesia 2018; Startup E-Commerce Menjamur, Peran Medsos Jadi Tonggak Utama
Survey Data Base Startup Indonesia 2018; Startup E-Commerce Menjamur, Peran Medsos Jadi Tonggak Utama

Teknopreneur.com—Fenomena belanja online saat ini terlihat mulai banyak digandrungi oleh masyarakat, sehingga tak aneh jika para pebisnis pun aktif dengan membuka layanan tokonya diberbagai saluran media sosial ataupun startup.

Tumbuh dan kembanganya belanja online atau kemudian akrab disebut e-Commerce, khusus Indonesia masih terbilang baru. Terlebih dengan diiringi perkembangan dunia startup Indonesia yang masih seumur jagung, nampak memberikan efek positif untuk layanan e-Commerce secara umum.

Namun seberapa besar potensinya, hal tersebut bisa terlihat dari hasil survey Teknopreneur melalui “Data Base Startup Indonesia 2018”. Temuan survey itu menjelaskan, ada 920 startup Indonesia yang terindentifikasi keberadaannya. Dari jumlah tersebut, ada 383 startup atau sekitar 41,63 persen startup dengan bidang e-Commerce di lingkup nasional.

Dalam survey tersebut juga menegaskan bahwa wilayah Jabodetabek adalah daerah paling “subur” untuk industri e-Commerce. Lebih dalam survey itu menyebut, untuk jumlah startup Jabodetabek di bidang e-Commerce tercatat, ada 226 startup aktif.

Bahkan berdasarkan data iPrice di Triwulan pertama 2018, Lazada adalah startup e-Commerce dengan jumlah pengunjung terbanyak, yakni sebanyak 117,57 juta pengunjung. Rinciannya trafik tersebut bersumber dari media sosial Facebook sebanyak 22,77 juta trafik.

Terlihat penggunaan media sosial seperti Facebook pun turut memberikan peran sehingga roda bisnis makin berputar. Namun dominasi ini hanya terjadi pada Lazada, didasarkan catatan iPrice peran besar facebook justru tak memberi arti penting bagi Tokopedia ataupun Shopee. Hal itu terlihat dari sumbangan trafik pada Tokopedia dan Shope cenderung lebih sedikit, dengan kontribusi sebesar 17,4 dan 9,02 juta kunjungan.

Walaupun mungkin tak jarang masyarakat yang tahu bahwa Tokopedia di akhir bulan puasa lalu, yang memberikan Flash Sale serba Rp 25 ribu untuk setiap produknya hanya untuk meningkatkan jumlah kunjungan.

Disisi lain berdasar sumber trafik layanan Instagram, iPrice mengkukuhkan Shopee sebagai jawara pengunjung terbesar. Hal itu ditunjukan dengan jumlah 713 ribu kunjungan untuk Shopee, lalu startup e-Commerce Hijup sebanyak 688 rubu kunjungan, dan Lazada hanya mendapat 556 ribu kunjungan.

Selebihnya kategori startup e-Commerce yang bertengger nyaman di Twitter ialah Blibli dengan jumlah kunjungan sebanyak 470 ribu, Lazada 345 ribu, dan Tokopedia hanya mendapat 161 ribu pengunjung. (Wes/IN)