Momen Penyerahan Sertifikat Untuk Datacomm

Teknopreneur.com—Berdasarkan data dari Mc Kinsey Institute, Indonesia memiliki lebih dari 59 juta pelaku UMKM yang telah memberi kontribusi 56 persen dari total perekonomian negara. Tentunya, UMKM tersebut memerlukan dukungan layanan keuangan seperti permodalan. Sementara itu, lembaga keuangan mikro yang menjadi harapan dari UKM masih banyak yang belum terdigitalisasi.

Untuk itu Datacomm Cloud Business memperkenalkan Solusi Core Digital Terpadu. Langkah ini dikhususkan bagi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan perusahaan Teknologi Financial (TekFin) di Tanah Air.

President Director Datacomm, Diangraha Tan Wie Tjin, menjelaskan penggunaan dari solusi ini, LKM diharapkan dapat memberikan layanan keuangan kepada banyak lapisan masyarakat dan pebisnis. Sehingga dikatakan, Tan dapat membantu pemerintah Indonesia mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 75% di tahun 2019.

“Dengan menghadirkan solusi Core Digital Terpadu yang dikemas dalam layanan mobile dan berbasis cloud yang reliable, scalable, dan secure ini, kami ingin mendukung agar bisnis Lembaga Keuangan Mikro di Tanah Air dapat semakin berkembang dan maju,” kata Tan Wie Tjin, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Solusi Core Digital Terpadu merupakan kerja sama dalam bentuk aliansi partner yang melibatkan IKKAT, Turnkey Lender, InfoConnect, Invision dan Datacomm. Dalam aliansi ini, Datacomm menyediakan Pusat Data yang telah memperoleh sertifikat Rated-3 dan DCOS-4 TIA-942.

“Kami ingin membantu Lembaga Keuangan Mikro untuk merubah CaPex menjadi OpEx sehingga mereka tidak terbebani biaya investasi yang besar dan bisa fokus menjalankan bisnisnya dengan lebih maksimal,” imbuh Marketing Manager, Turnkey Lender Budi Haryanto.

Sementara itu, President Director dari PT InfoConnect Solusi Indonesia Andy Phan memaparkan LKM perlu mengikuti perkembangan teknologi, salah satunya dalam digitalisasi dokumen yang akan memberikan benefit salah satunya adalah menghindari penipuan dalam penggunaan dokumen berkali-kali untuk pengajuan pinjaman. (Wes)