Kepul, Aplikasi Pengepul Online

Teknopreneur.com—Permasalahan sampah yang tidak ada habisnya menggerakan hati Abdul Latif Wahid Nasution dan tim untuk membangun aplikasi bernama Kepul. Aplikasi ini yang akan mempertemukan para ibu rumah tangga ataupun para pedagang yang ingin menjual sampah daur ulang dengan para pengepul.

Dengan memanfaatkan teknologi GPS, Pengguna aplikasi yang ingin mengumpulkan sampah daur ulang miliknya dapat mencari pengepul terdekat dari rumahnya melalui aplikasi Kepul sehingga para pengepul tidak perlu jauh berkeliling untuk mencari sampah daur ulang, juga para pemilik sampah akan segan untuk membuang sampah mereka secara cuma-cuma. Dari sinilah pemanfaatan sampah dimulai!

Polemik Sampah yang Sangat Kompleks

Menurut data Badan Pusat Statistik, rata-rata sampah yang tidak dipilah adalah 76,31%, yang artinya sampah tersebut dibuang begitu saja tanpa memperhatikan apakah sampah tersebut masih dapat didaur ulang atau tidak. Data-data yang dituliskan di atas jelas menunjukkan bahwa sampah daur ulang di Indonesia memiliki jumlah yang terlalu besar.

Sampah daur ulang yang seharusnya masih memiliki nilai bisnis dibuang begitu saja dan kemudian menimbulkan polemik baru untuk bangsa Indonesia, seperti banjir dan masalah lingkungan.

Selain mempertemukan pemilik sampah dengan pengepul, Kepul juga akan mengembangkan platform Marketplace yang akan menjadi wadah untuk menjual sampah daur ulang yang telah dikreasikan menjadi beragam bentuk aksesoris ataupun produk lainnya.

Bagaimana kiprah Kepul dalam mensejahterakan para pengepul dan membantu masyarakat untuk terbebas dari sampah? Hadiri Open Pitching YTech, Local Technopreneur Silicon Valley Mindset pada hari Rabu, 16 Mei 2018 Mendatang di @america Pasific Place Jakarta. Dukung juga Kepul sebagai Finalis YTech dengan vote di link berikut.RED