Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko Mengomentari Hasil Survey GNFI Terkait Indeks Optimisme Generasi Millenial

Teknopreneur.com—Hasil survey Good News Form Indonesia (GNFI) berkolaborasi dengan lembaga Rumah Millenial di tahun 2018 menunjukan. Bahwa 61,2 persen tingkat optimisme masyarakat muda perkotaan cukup optimis dalam melihat masa depan Indonesia, survey ini juga melibatkan 1200 responden yang tersebar di 12 kota besar Indonesia.

Seperti yang dijelaskan CEO GNFI Wahyu Aji, bahwa dari hasil survey yang didapatkan rata-rata tingkat optimisme generasi muda perkotaan terlihat cukup optimis, meskipun tidak sampai dalam kategori optimisme yang absolut.

“Tingkat optimisme generasi muda perkotaan untuk masa depan Indonesia, terlihat cukup optimis. Meskipun disini belum mencapai optimisme yang absolut” ucap Wahyu saat menjelaskan rilis survey mereka di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, pada Senin 7 Mei 2018.

Menurutnya, penggunaan indeks optimisme yang menunjukan 62,1 merupakan teknik pengukuran untuk mengetahui tingkat optimisme. Yang kemudian dihitung seberapa besar optimisme generasi muda, dengan menggunakan rangkaian Scoring dan pembobotan skor 0 sampai 100.

Maka, lanjut Wahyu, semakin besar skor indeks yang mendekati 100, tentu seseorang akan semakin optimis. Selain itu dalam indeks optimisme ini, dibuat berdasarkan pemahaman subjektif dari para responden. Sehingga dapat menjamin keakuratan definisi optimisme pada generasi muda yang hidup di wilayah Urban.

Disisi lain, hasil survey ini juga menunjukan 37,9 persen generasi muda memiliki optimisme yang absolut. Walau tak begitu besar, hasil tersebut membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki semangat optimisme tinggi terkait nasib bangsa di masa depan.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menuturkan. Sebenarnya pemerintah sudah mempersiapkan faktor pendukung infrastruktur untuk generasi millenial saat ini.

“Infrastruktur sudah dibangun untuk membangun mereka. Sehingga pada 2045 akan menjadi unggul ketika Indonesia berusia 100 tahun” ucapnya.

Tak hanya itu, ia pun menegaskan dari para pemimpin saat ini telah berupaya terus menyebarkan virus Optimisme. Sebab jika pesimis terus dibiarkan, maka generasi muda akan ikut tercemar pesimis tersebut.

Dalam survey indeks Optimisme GNFI ini, sekedar untuk diketahui. Rentang usia responden yang digunakan ialah berusia 18-30 tahun, dan GNFI juga menanyakan Optimisme responden pada 27 isu sosial lainnya seperti;  Agama, Bahasa, Bisnis, Ekonomi, Energi, Hubungan Internasional, Hiburan, Hukum, Kebudayaan, Keamanan Masyarakat, Kesehatan, Kehidupan Sosial, Kesetaraan Gender, Komunikasi dan Media, Kreativitas/Inovasi, Lingkungan, Maritim, Militer, Olahraga, Pariwisata, Pembangunan Desa, Pemerintah dan Birokrasi, Pendidikan, Pertanian, Politik, Sains dan Teknologi, Transportasi.WES