Lima Finalis yang lolos Tahap Go Run & Learnt
Lima Finalis Yang Lolos Ke Tahap Go Run & Learn

Teknopreneur.com–Melihat tren pertumbuhan startup yang semakin positif, maka dibutuhkan sebuah langkah yang tepat untuk menemukan startup potensial yang membutuhkan pembinaan. Selaras dengan hal tersebut, Kedutaan Besar Amerika Serikat  bersama Teknopreneur Indonesia menyelenggarakan program Ytech. Program ini adalah ajang menemukan startup Indonesia dengan cara pandang ala “Silicon Valley”.

Program ini berhasil menyeleksi 206 jumlah peserta yang terdaftar pada tahap pertama “Start With Y”, di tahap ini peserta harus mempublikasikan ide mereka kepada masyarakat. Terpilihnya 15 startup yang lolos, kemudian dapat mengikuti tahap selanjutnya “Build The Minimum Viable Product” atau MVP.

Dari 15 tim yang tersisa, dilanjutkan dengan mentoring kelas online dari beberapa mentor ternama seperti, Arief Widhiyasa (CoFounded Agate Studio), Hari Santosa Sungkari (Deputy Chairman Of Infrastructure Of Bekraf), Sylvia Sumarlin (Ceo Xirka), dan Muhammad Ismail Thalib (Ceo Zahira Acounting) selama satu bulan untuk penilaian kandidat lima finalis.

Kelima tim yang dinyatakan lolos pada tahap MVP, mulai bisa memasuki tahap “Go Run & Learn” dimana pada tahap ini lima finalis diikutsertakan dalam kegiatan Bootcamp di Jakarta selama dua hari terhitung dari tanggal 4 sampai 5 April 2018 lalu.

Kedepannya, dari kelima finalis akan ditentukan satu startup yang bisa mewakili Indonesia untuk melakukan kunjungan ke Silicon Valley.

Dari serangkaian tahapan yang telah dilakukan, Hari Sungkari mengatakan, bahwa dirinya sangat ingin melihat generasi muda memiliki mental Teknopreneur. Untuk itu dari kolaborasi U.S. Embassy dan Teknopreneur Indonesia diharapkan bisa meningkatkan kualitas Young Technopreneur di kancah Nasional maupun Internasional.

“Di program Ytech ini kita berkolaborasi dengan U.S. Embassy yang kemudian diharapkan dari kolaborasi ini bisa meningkatkan kualitas Young Technopreneur, yang mungkin bisa mendatangkan mentor dari luar sesuai yang kami inginkan” ucapnya, Kamis (5/4).

Menurutnya para peserta yang terlibat dalam program Ytech ini, sudah mewakili beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Misalnya, lanjut Hari, startup MataKota (Jawa Timur), Fishgator (Jawa Timur), Tanijoy (jakarta), SyarQ (Jawa Barat), dan Kepul (Sumatera Utara). WES