UGM dan Lintasarta Jaring Technopreneur Muda Melalui Inovative Academy Appcelerate Program

Teknopreneur.com—Memasuki era digital, peningkatan skill Technopreneur di kalangan mahasiswa merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Ini dikarenakan, dalam menghadapi ekonomi digital bukan hal yang aneh jika masyarakat kian gencar merubah aktifitas konvensional ke aktifitas berbasis online.

Untuk itu Lintasarta sebagai ICT Total Solution Company, berkomitmen mendukung pengembangan aktivitas dan inovasi teknologi digital dengan melakukan kerjasama berbagai Universitas. Salah satunya ialah, Universitas Gadjah Mada (UGM). Wujudnya, kerjasama ini akan mengembangkan co-working space di kawasan kampus UGM.

Lintasarta dan UGM pun dalam waktu dekat akan mengadakan Inovative Academy Appcelerate Program, yakni ajang pencarian tim startup yang memiliki solusi permasalahan kekinian dalam bentuk inovasi produk atau apalikasi digital. Yang diharapkan bisa berguna diberbagai sektor Industri seperti; smart city, banking, financial, oil and gas, plantation, manufacturing, ehealth, logistics, transportation, maritime, dan tourism.

Melihat hal ini Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar mengapresiasi bentuk kerjasamanya dengan UGM. Bahwa dengan Innovative Academy Appcelerate adalah salah satu model Social Investment dalam pengembangan SDM, bahkan dengan kerjasama ini telah menyediakan sarana aktualisasi bagi para inventor di wilayah Yogyakarta.

“Innovative Academy Appcelerate adalah salah satu model social investment bekerja sama dengan UGM dalam pengembangan SDM dan menyediakan sarana aktualisasi bagi para inventor di Yogyakarta menjadi Technopreneur.” ungkap Arya, Jumaat (2/3).

Arya menambahkan, bahwa kerjasama ini memiliki tujuan untuk mendorong program pemerintah, khususnya untuk Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tak hanya itu, Lanjut Arya, kerjasama ini pun membantu Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, yang belum lama ini kian gencar mensosialisasikan agar lembaga pendidikan mampu menghasilkan kewirausahawan dalam menghadapi ekonomi digital.

“Kerja sama dengan UGM juga bertujuan mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang sedang gencar mendorong agar lembaga pendidikan mampu menghasilkan wirausahawan yang mampu memanfaatkan ekonomi digital dalam mengembangkan usahanya,” lanjut Arya.

Di waktu yang sama Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Panut Mulyono, menyikapi niat baik Lintasarta. Yakni dengan sinergi Lintasarta-UGM yang sangat pas untuk menumbuhkan semangat Socio Enterpreneurship dan mendorong mahasiwa untuk menghasilkan berbagai output solusi digital tasa maslah yang berkembangan saat ini. Melalui Innovative Academy yang dibangun, kedepannya bisa menjadi sebuah co-working space memiliki iklim kondusif bagi berkembangnya inovasi digital

“Sinergi UGM-Lintasarta diharapkan dapat menumbuhkan semangat socio entrepreneurial dan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan berbagai solusi digital atas permasalahan yang terjadi di masyarakat. Innovative Academy Hub yang dibangun dengan dukungan Lintasarta sangat strategis keberadaannya untuk menjadi sebuah co-working space di lingkungan kampus yang memiliki iklim kondusif bagi berkembangnya inovasi digital yang memiliki potensi untuk dihilirkan dengan menggandeng industri.” Papar Mulyono.WES