Nanang Mustofa, memberikan motivasi untuk pengembangan startup di Institut Teknologi Indonesia

Teknopreneur.comTechnological Development For a Better Future, sebuah konsep yang mengajak mahasiswa untuk berkarya di era serba digital. Terutama dengan menjamurnya pertumbuhan startup lokal, yakni sebuah potensi yang harus segera dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa.

Dinaungi oleh Institut Teknologi Indonesia dengan menggandeng UKM Creative Inovation Technology (CIT) sebagai unit pelaksananya, acara yang dihadiri oleh beberapa founder untuk mejelaskan secara rinci perkembangan dunia startup lokal. Seperti CEO Agrowing.co.id Donnie Aqsa dan CEO PT Visual Visual Inovasi Nanang Mustofa yang tidak lain sebagai pembicara utama yang dilaksanakan pada Sabtu (18/11).

Donnie Aqsa menjelaskan, bahwa untuk Indonesia saat ini memiliki potensi  menjanjikan untuk pengembangan sebuah solusi teknologi startup. Mengacu pada data 261 juta jumlah penduduk Indonesia di tahun 2016, ia menyampaikan untuk startup dimungkinkan akan sangat berpeluang untuk menjadi bisnis yang menjanjikan. Yang menurutnya potensi tersebut harus dimanfaatkan baik oleh kaum muda.

“Sudah 261 juta jumlah penduduk Indonesia, nah ini market,” ungkap Donnie di depan ratusan mahasiswa yang penuh antusias.

Donnie memaparkan, bertolak dari data jumlah penduduk Indonesia yang merupakan sebuah pasar market yang begitu besar. Di Indonesia untuk jumlah pengguna Internet pun dinilai sudah sangat menjanjikan, menggunakan data riset Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) tercatat sudah ada 132 juta penduduk yang sudah menggunakan internet. Dan untuk kategori startup pun ia menyebutkan, ada banyak kategori yang bisa dikembangkan.

Seperti dalam kategori startup Fintech (Financial Tecnology) yang dijelaskan secara rinci oleh Donnie. Menurutnya dalam kategori ini sangat dimungkinkan untuk mahasiswa mengembangkan produk layanan yang berbasis pembayaran, peminjaman, atau e-Wallet yang saat ini sudah mulai meningkat jumlah penggunaannya.

“Mari kita lihat masalah yang ada di masyarakat, yang kemudian kembangkan startup untuk dijadikan solusi mudah untuk mereka,” ajaknya.

Donnie pun mengungkapkan bahwa seputar strategi SEO pun cukup penting diketahui untuk mengembangkan sayap promosi dari sebuah startup. Untuk itu ia menekankan bagi mahasiswa bahwa sangat penting mengetahui beberapa media sosial besar yang sudah ada saat ini, seperti produk layanan iklan Facebook Ads dan Google Ads.

Dengan adanya produk layanan iklan yang didirikan oleh pendiri teknologi terbesar di dunia, mahasiswa perlu tahu mengenai produk atau jasa yang dikembangkannya dengan kebutuhan market yang sudah tersedia. Sehingga dengan melihat potensi market dan demand di masyarakat peluang kaum muda menjadi Young Technopreneur pun sangat besar. Ia menilai semua orang bisa menjadi seperti William Tanuwijaya, founder dari Tokopedia yang belum lama heboh mendapatkan suntikan dana besar dari pemodal asing.

Tambah Pengalaman Untuk Mengolah Skill 

Menyambung beberapa penjelasan penting yang diutarakan oleh Donnie, Nanang Mustofa berupaya mengungkapkan jatuh bangun perusahaannya yang telah dibangun selama ia berproses menjadi mahasiswa.

Nanang mengungkapkan, bahwa dirinya harus menempuh waktu cukup lama untuk bisa mencapai titik seperti saat ini. Berasal dari keluarga yang rendah ekonomi ia berusaha menempa diri dan berhasil masuk di bangku perkuliahan Institut Teknologi Indonesia dengan dana yang cukup murah dengan bantuan beasiswa.

Pria asal Magelang menuturkan, bahwa pengalaman sangat penting untuk pengembangan skill  individu kaum muda, terutama di kalangan mahasiswa. Baginya berproses merupakan hal yang wajib dijalani dan disikapi positif untuk hasil yang maksimal.

“Berproses dengan pengalaman adalah skill,” ungkapnya.

Baginya karya pun penting, dengan berkarya sesuai kemampuan merupakan jalan terbaik. Walau harus ditempuh dengan waktu kuliah yang lama, menurutnya bukanlah masalah. Justru di situlah bahwa langkah awal untuk mencapai titik sukses yang selalu di impikan.

“Ketika sudah mencapai titik yang kita inginkan, sukses itu harus bermanfaat bagi orang lain,” tutupnya. WES/LIN