Chairman Microsoft, Bill Gates
Chairman Microsoft, Bill Gates

Teknopreneur.com – Dengan pendapatan bersih sekitar USD81 Miliar, CoFounder Microsoft Bill Gates adalah salah satu orang terkaya di dunia. Ia memuncaki daftar Forbes dengan gelar terkaya di Amerika Serikat. Ini merupakan ke 21 tahun berturut-turut Bill Gates meraih gelar tersebut.

Bill Gates merupakan figur publik sejak dirinya dan Paul Allen memulai revolusi computer di tahun 1980an. Ia memiliki semua perangkat yang bisa dibayangkan sebagai orang terkaya di dunia, mulai dari jet pribadi hingga 66.000 meter persegi rumah yang diberi nama Xanadu 2.0. Sementara kekayaannya bertumbuh, Bill Gates aktif dalam kegiatan filantropi, mendonasikan miliaran USD untuk kegiatan amal melalui Bill and Melinda Gates Foundation.

Bill Gates lahir 28 Oktober 1955 di Seattle, putra dari pengacara dan guru sekolah, ia adalah anak yang brilian dengan begitu banyak argumentasi. Sebagai remaja kegemarannya terhadap pengetahuan sangat luar biasa dengan membaca semua seri “World Book Encyclopedia” dari awal hingga akhir.

Orang tuanya mendaftarkannya di Lakeside School, sekolah swasta terkemuka di Seattle yang juga tempat Co Founder Microsoft Paul Allen sekolah. Bill Gates sering mendapat pujian dengan kemampuannya menemukan peralatan komputer yang dipelajarinya di Lakeside. “Pengalaman dan masukan dari Paul Allen serta saya memiliki rasa percaya diri untuk membangun perusahaan yang berbasis pada ide liar yang tak ada orang setuju, dimana chip komputer menjadi begitu sangat berharga untuk computer dan software menjadi alat yang akan ada di setiap meja dan di setiap rumah,” ujarnya pada saat pidato di sekolah pada tahun 2005.

Setelah lulus dari Lakeside di tahun 1973, Bill Gates menuju Harvard. Meskipun ia terdaftar di fakultas hukum, ia dengan cepat mengganti jurusan dan mulai mengerjakan matematika level atas di universitas dan kelas-kelas pengetahuan komputer.

Harvard adalah tempat dimana ia bertemu dengan Steve Ballmer, dimana ia kemudian menjadi CEO Microsoft yang mempromosikan perusahaan. Meskipun mereka tinggal terpisah di rumah asrama, mereka bertemu ketika lulus kelas ekonomi. Pasangan tersebut menjadi sahabat baik hingga sekarang.

Dua tahun berikutnya, Bill Gates drop out dari Harvard untuk memulai Microsoft dengan Paul Allen. Meskipun Bill Gates tak pernah lulus, Harvard menobatkan dirinya dengan gelar Doktor Kehormatan pada tahun 2007. “Saya adalah pengaruh buruk. Itu sebabnya saya diundang berbicara saat kelulusan kalian,” komentarnya saat perayaan kelulusan. “Apabila saya berbicara saat orientasi, mungkin sedikit dari kalian yang akan hadir disini.”

Ketika masih di sekolah, Bill gates mulai mengembangkan software MITS Altair, komputer personal pertama di dunia. Di tahun 1977, Bill Gates dan Paul Allen pindah ke Albuquerque, New Mexico, dimana MITS berbasis, untuk mengelola perusahaan software baru mereka. Di tahun 1979, Bill Gates dan Paul Allen memindahkan kembali Microsoft ke kampung halaman mereka Seattle, pertama kali membuat toko di sub urban Bellevue dan kemudian pindah ke Redmond.

Microsoft diluncurkan dalam bentuk Windows di tahun 1985 dan go public di tahun 1986. Saat 1987, pemuda berumur 31 tahun tersebut telah menjadi miliuner. Di tahun 1995, Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia, dengan estimasi kekayaan USD12,9 Miliar. Ia menjadi teratas dalam daftar orang terkaya sejak saat itu. Di tahun 1998, Microsoft di gugat di pengadilan atas tuntutan bahwa perusahaannya menyalahgunakan kekuasaannya dengan melakukan praktek monopoli software. Reputasi menjadi campur aduk sejak saat itu.

Bill Gates bertemu dengan calon istrinya di kegiatan pers tahun 1987. Dia adalah karyawan Microsoft dan kemudian dipromosikan menjadi eksekutif konten interaktif. Mereka menikah di tahun 1994, dan kemudian istrinya meninggalkan Microsoft untuk mengabdi kepada kerja-kerja amal. Bill, Melinda dan ketiga anak mereka hidup di rumah yang sangat high tech di Medina, Washington. Kediaman mereka memiliki fitur masa depan yang luar biasa, termasuk sound system bawah air di kolam renang dan komputerisasi fitur di rumah mereka dengan kostumisasi musik, temperature, dan cahaya. Rumah mereka memiliki 24 kamar mandi, garasi yang dapat menampung 23 mobil. Rumah tersebut diperkirakan senilai USD121 Juta.

Termasuk banyak kamar yang di dominasi perpustakaan yang diisi buku-buku. Bill Gates merupakan pembaca fanatik, dan ia dikabarkan mempekerjakan dealer buku langka untuk mengisi koleksi perpustakaannya. Beberapa koleksinya adalah karya Leonardo Da Vinci “Codex Leicester,” merupakan manuskrip di abad 15 yang dibelinya saat lelang senilai USD30,8 Juta pada tahun 1994.

Bill Gates juga memiliki selera koleksi seni yang bagus. Di tahun 1998 ia memecahkan rekor untuk seni Amerika Serikat ketika membayar USD36 Juta untuk lukisan Winslow Homer,”Lost on the Grand Banks.” Ia juga memiliki beberapa karya seniman Amerika Serikat seperti Andrew Wyeth dan William Merritt Chase.

Pada tahun 2014, Bill Gates membeli rumah Mediterranean Style senilai USD8,7 Juta di Wellington, Florida. Keluarga mereka menyewakan rumah di Florida untuk kompetisi putri Jennifer Equestarian. Rumah tersebut memiliki fitur ramah berkuda, dengan 20 istal dan wahana lompat berkuda.

Bill Gates menggemari perjalanan pendidikan untuk putranya. Mereka melakukan tur pertambangan, pembangkit listrik dan silo misil, bahkan mereka melakukan perjalanan ke Large Hadron Collider di Jenewa. “Ia menyukai belajar sambil denganku,” ucap Bill Gates kepada Quartz. Ia juga dikenal sering menghabiskan waktu di Apussit Adventure Camp, sebuah pusat ski di Greenland, resort tersebut tak memiliki lift dan hanya terdapat sedikit orang.

Bill Gates sangat menggemari mobil cepat, bertahun lamanya ia memiliki Porsche 930 Turbo, Mercedes, Jaguar XJ6, Carrera Cabriolet 964 dan Ferrari 348. Saat awal berdirinya Microsoft, ia membeli Porsche 911 tahun 1979 yang digunakannya untuk membalap di padang pasir. Paul Allen menjaminnya dari penjara karena kecelakaan pada tahun 1977. Porsche tersebut kemudian dilelang senilai USD80.000 di tahun 2012.

Bill Gates menganggap Warren Buffet adalah salah satu sahabat terbaiknya. Ketika ia ingin melamar Melinda di awal 1990an, Warren Buffet menolong pasangan tersebut memilih cincin. Mereka telah banyak melalui perjalanan bersama dan berkompetisi dipermainan Bridge dan turnamen tenis meja. Bill Gates menduduki posisi komisaris di Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan investasi, dan Warren Buffet mendonasikan miliaran USD ke Bill and Melinda Gates Foundation.

Bill Gates turun dari jabatannya sebagai CEO Microsoft tahun 2000, memilih membatasi perannya sebagai komisaris. Kini ia melayani sebagai penasehat teknologi dari CEO Satya Nadella. Ketika ia tak sedang bekerja di Microsoft, Bill dan Melinda keliling dunia melakukan kegiatan amal melalui yayasan mereka.

Bill and Melinda Foundation memiliki banyak proyek kemanusiaan, mulai dari mengurangi beragam penyakit di seluruh penjuru dunia hingga mengembangkan sumber daya makanan yang bergizi bagi masyarakat yang terpinggirkan.

Bill Gates dikabarkan membayar USD21 Juta untuk jet pribadi di tahun 1997. Sangat berguna saat bepergian ke lintas negara untuk kerja amal. “Memiliki pesawat adalah rasa bersalah yang menyenangkan,” ucapnya kala AMA di Reddit. “Saya bepergian ke berbagai tempat untuk kerja yayasan, takkan bisa dilakukan tanpa pesawat tersebut.”

Di tahun 2010, Bill dan Melinda bekerjasama dengan Warren Buffet untuk memulai kampanye “The Giving Pledge,” yang memberanikan para miliuner untuk mendonasikan setidaknya setengah kekayaan mereka kepada filantropi. Paul Allen, Larry Ellison, Steve Case, dan Mark Zuckerberg adalah beberapa diantaranya yang menandatangani prasasti tersebut.

Bill Gates banyak melakukan investasi di startup seperti Hampton Creek, yang membidik untuk menemukan pembiakan telur. Ia juga mendukung beberapa proyek kemanusiaan yang mengembangkan generasi yang peduli HIV dan AIDS dengan harapan dapat menolong menghentikan penyebaran HIV dan AIDS. LIN