Ilustrasi Startup
Ilustrasi Startup

Teknopreneur.com–Rakasasa layanan komunikasi WhatsApp nampak tak memiliki pengaruh besar di pangsa pasar India. pasalnya Platform lokal India, Paytm perusahaan yang bernilai USD8 miliar mulai melebarkan layanannya dari dompet digital, menjadi layanan yang berbasis komunikasi.

Kabar penambahan fitur layanan komunikasi Paytm mulai tersiar di Techcrunch, yang sebelumnya sudah diungkapkan pada Wall Street Journal, menjelaskan bahwa layanan komunikasi Paytm sudah mulai diluncurkan pada 2 Agustus lalu.

Enggan mengungkapkan komentar lebih jauh, Paytm masih menutup Informasi lebih lanjut mengenai pengembangan aplikasi tersebut.

Namun seperti dilansir Techcrunch pun menjelaskan, aplikasi Paytm dipastikan akan menirukan fitur aplikasi obrolan yang mirip dengan pesaingnya WhatsApp millik Facebook, seperti pesan teks, gambar, dan audio, dan tidak menutup kemungkinan Paytm akan mengembangkan layanan komunikasinya canggih ketimbang pesaing ketatnya WhatsApp.

Melihat inovasi yang dilakukan platform lokal India, yang mempunyai efek begitu luas di masyarakatnya, layanan integrasi yang berfungsi sebagai dompet digital dan sebagai alat pembayaran dikoneksikan dengan layanan obrolan komunikasi tak sia-sia. Dikarenakan cukup menjanjikan untuk perkembangan bisnis, sehingga memudahkan pengguna Paytm untuk melakukan kegiatan transaksi.

Pemilik saham Paytm yang sebagian besar dimiliki oleh Alibaba, pun memiliki andil dalam proses integrasi layanan dompet digital dengan layanan komunikasi. Alibaba sebelumnya terbilang gagal dalam menggaet pasar China di inovasi yang sama, maka besar dimungkinan dibalik integrasi layanan Paytm merupakan praktek Alibaba dalam mengekspresikan inovasinya tersebut.

Akibatnya Paytm untuk semester ini, sudah memilki jumlah pengguna 230 juta lebih besar dari WhatsApp milik Facebook yang hanya meraih 200 juta pengguna layanannya.

Tak berhenti sampai capaian jumlah pengguna, Paytm yang terbilang sukses pertumbuham bisnis pada tahun lalu, mengalami kenaikan yang cukup signifikan disektor dompet digital, terutama terkait kebijakan pemerintah India soal monetize mata uang Rupe, Paytm pertumbuhannya melonjak dari INR135 juta menjadi INR177 juta pada bulan Desember 2016.

Langkah upaya Alibaba yang cukup berhasil membawa Paytm, pihaknya melaporkan bahwa pertumbuhan masih akan terus meningkat. Terutama pada bulan Juli tahun ini, terhitung sudah USD1 miliar di India, dan selain pemabayaran digital, Paytm pun akan berupaya mengembangkan layanan e-Commarce dan perbankan digital. WES/LIN