APJII Menggelar Internet Expo & Summit pada 23 - 25 November 2017

Teknopreneur.com— Dampak dari perkembangan zaman mulai begitu terasa dirasakan, dari mudahnya untuk saling berkomunikasi, bertukar informasi, sampai kegiatan sehari-hari pun manusia tak bisa lepas dari perkembangan teknologi dari tahun ke tahun makin pesat. Internet of Things (IoT) adalah salah satu konsep yang sedang tren dikembangkan oleh para pengembang sebagai jawaban dan produk terbaru yang lebih efisien.

Disini jelas perlu diketahui, IoT ialah konsep suatu objek teknologi memiliki kemampuan untuk melakukan transfer data melalui jaringan tanpa melalui interaksi manusia ke manusia maupun, dari manusia ke komputer. IoT ini berkembang dari kemajuan jaringan nirkabel, dengan pengertian mudahnya, yakni benda-benda yanga disekitar dapat berkomunikasi satu sama lain melalui sebuah jaringan yang bernama Internet.

Bentuk pengaplikasiannya IoT Indonesia pun terdapat pada konsep produk perhotelan (Hospitality). Terkait dengan hal tersebut ketua umum Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza menjelaskan, bahwa dengan teknologi IoT merupakan inovasi terbaru yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para pengembang produk perhotelan Indonesia.

Lebih jauh ia mengungkapkan, menggabungkan Internet dan Hospitality akan memudahkan pengguna untuk menikmati layanan yang serba cepat, mudah, dan aman. Ia pun meninjau bahwa sasaran market pun akan tercapai dengan mudah dengan sistem teknologi tersebut.

“Ini akan berdampak posistif, terutama disektor wisata,” ucap Izza.

Pada kesempatan yang sama, Chairman Hotel Information Technology Association (HITA) Albertus menambahkan, untuk dizaman sekarang pelanggan lebih memilih layanan hotel yang memiliki kualitas pelayanan yang langsung terkoneksi internet, menurutnya pun tak jarang pelanggan dalam menentukan hotel pilihannya dari kualitas sinyal dari layanan wifi yang disediakan.

“IoT adalah sudah menjadi keharusan, contohnya wifi. Untuk para pengembang hotel semua layanan kamar itu harus ada wifinya,” ujar Albertus saat merespon pertanyaan rekan media, pada saat Press Conference,Rabu (11/10).

Menurutnya, tak jarang mulai sekarang para pelanggan dalam melakukan Booking dan memesan kamar bukanlah menu makan atau minuman yang ditanyakan. Justru pasword wifi atau layanan internet yang tersedia sebagai media selama pelanggan menginap,“Ketika pelanggan masuk kamar internet adalah pertanyaan pertama, dan kedepannya semua produk hotel bisa dilengkapi dengan sensor otomatis, sehingga ketika pelanggan masuk kamar. Dengan otomatis semua perangkat elektronik kamar menyala secara otomatis,” imbuhnya. WES