Ilustrasi Digital
Ilustrasi Digital

Teknoprenuer.com— Layanan berbasis Cloud Service atau yang biasa disebut sebagai komputasi awan untuk pengembangan Internet bagi kalangan pebisnis kini mulai marak di Indonesia. Belum lama ini pada 2 Oktober 2017 lalu, perusahaan Lintasarta melakukan ekspansi dengan mengembangkan perusahaan Marketplace Business yang memberikan pelayanan Cloud Indonesia.

Menelaah pelayanan yang diberikan Lintasarta, perusahaan ini menawarkan layanan berbagai layanan solusi Cloud dari sebuah sistem Infrastructure as a Service (IaaS), Software as a Service (SaaS), dan Platform as a Service (PaaS) yang dipastikan akan menyasar pada instasi pemerintahan, usaha mikro, menengah, maupun kecil (UMKM).

Yang menjadi dasar Lintasarta terjun ke bisnis ini disinyalir karena peluang layanan Cloud di Indonesia yang kian tahun makin meningkat dan berbanding lurus dengan jumlah pengguna Internet Indonesia. Inovasi bisnis dalam pelayanan adalah jawaban untuk kemudahan mendapatkan akses IT berbasis komputasi awan.

Dilain pihak, perusahaan yang disebut-sebut bakal jadi kompetitor lokal ialah Indonesia Cloud yang belum lama ini pun telah meluncurkan layanan Colosus, yang ditengarai akan memasuki pasar Software as Services (SaaS). CEO Indonesian Cloud, Noerman Taufik, menuturkan dengan kehadiran program barunya Colosus, Indonesia Cloud tidak hanya fokus pada inovasi bisnis di market place, namun juga akan masuk ke pasar Ritel Indonesia.

Diterangkan lebih jauh oleh Noerman, Indonesia Cloud sudah meluncurkan lebih dulu pada Selasa, 26 September 2017. Indonesia Cloud merupakan layanan yang menawarkan aplikasi one stop solution penyimpanan data virtual untuk para pengguna Internet Indonesia. Dengan catatan aplikasi ini lebih praktis, yakni para pengguna akan lebih mudah mendapatkan beberapa fitur lebih banyak, plus ditambah dengan bantuan penyimpanan virtual, dipastikan akan sangat berguna menunjang aktivitas para penggunanya.

“Kelebihan Colosus dibandingkan dengan produk sejenis lainnya, Colosus yang mengusung tagline “Completes You” adalah sebuah solusi penyimpanan virtual lokal berbasis web terlengkap yang sangat user friendly,” ucap Noerman.

Selain pemain lokal, Zettagrid Australia pun mulai akan merangsak masuk ke dalam pasar Indonesia dengan membuka layanan resmi dan data center di Jakarta. Untuk diketahui, ekspansi Zettagrid yang merupakan bagian dari Vmware vCloud Air Network, menurutnya adalah langkah awal untuk menyebar public Cloud di wilayah Asia Pasifik (APAC).

Lebih jauh, CEO Zetta Group, Nathan Harman, layanan IaaS cloud computing ke Indonesia adalah bagian dari langkah strategis global Zettagrid. Baginya ada banyak penawaran dari produk yang ditawarkan, salah satunya dengan memberikan reward atau penghargaan kepada para pengembang mitra lokal yang menyediakan solusi inovatif kepada para pelanggan mereka. Dengan dikombinasikan teknologi infrastruktur Cloud Computing Zettagrid.

Untuk itu berdasar dari semua layanan Cloud Service yang saat ini sedang gencar di market Indonesia, para pengguna atau pengembang bisnis dirasa perlu untuk menilai estimasi kelebihan dan kekurangan dari semua layanan Cloud Service di Indonesia. Dan menurut anda layanan Cloud Service mana yang menguntungkan, lokal atau luar? WES