Digicoop Startup Grand Prix wilayah Jabar diselenggarakan oleh KDIM, MASTEL dan APJII dalam rangka mendukung perkembangan aplikasi lokal dan kemajuan talenta digital tanah air melalui suatu challenge.

Teknopreneur.com –  Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM), Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sabtu (16/9) kemarin menyelenggarakan Digicoop Startup Grand Prix wilayah Jawa Barat, salah satu rangkaian pelaksanaan di 8 wilayah setelah pertama kali diselenggarakan di Jakarta untuk wilayah Jabodetabek dan Banten pada pertengahan Agustus lalu. Kompetisi yang mengambil tempat di Bandung Digital Valley, Telkom Corporate University Jl. Gegerkalong Hilir No. 47 Bandung, diikuti sebanyak 39 Tim yang mendaftar melalui website www.startupgp.id. Digicoop Startup Grand Prix wilayah Jabar juga kembali diadakan bersama PT. Angkasa Pura 2 (Persero), yang secara langsung menjadi proposition and challenge owner atas kategori BDO Airport Code Race.

Digicoop Startup Grand Prix wilayah Jabar diselenggarakan oleh KDIM, MASTEL dan APJII dalam rangka mendukung perkembangan aplikasi lokal dan kemajuan talenta digital tanah air melalui suatu challenge. Acara dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya sosialisasi, pendaftaran, prehackathon berupa tur eksklusif ke Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Grand Prix Day yang diadakan pada hari ini. Yosrizal Syam, Chief of Probis Digital Airport Angkasa Pura 2 yang juga turut menjadi juri bagi para hacker mengatakan ide-ide dari para peserta begitu variatif dan belum terbayangkan sebelumnya. Ditambah lagi peserta telah membawa ide tersebut dalam suatu prototype, yang menurut Debora, Manager Planning and Discovery Open Innovation Management PT Telkom itu biasanya sudah bisa mendapat appraisal senilai 120 Juta Rupiah, jika dinyatakan lulus seleksi Indigo Program yang dikelola PT Telkom.

“Acara ini merupakan bagian dari kerja berkelanjutan APJII untuk memperluas kolaborasi dengan MASTEL, KDIM, Kemkominfo dan ekosistem, dan APJII sendiri telah menjalankan Liga Digital Indonesia selama Dua tahun terakhir, sehingga konsep kerja bersama melalui Digicoop Startup Grand Prix ini akan memperlebar jangkauan APJII dalam mendorong kemajuan Aplikasi Lokal di Indonesia”, jelas Jamalul Izza, Ketua Umum APJII.

Selain APJII, Digicoop juga merasa bahwa acara ini sangat penting, baik bagi koperasi maupun dunia creative digital Indonesia”Penting bagi Koperasi Digital Indonesia Mandiri yang pada awal tahun 2017 telah merilis Smartphone Digicoop untuk mengadakan Digicoop Startup Grand Prix termasuk kegiatan Apps Pitching dan Hackathon seperti yang kami lakukan di hari ini,” kata Ketua Umum KDIM Henri Kasyfi Soemartono.

Sebagai bagian dari program Digital Airport, AP 2 mengembangkan dan membuka  komunikasi dengan berbagai API. BDO Airport Code Race meminta peserta untuk menggunakan setidaknya satu dari API AP 2, dan memecahkan setidaknya satu dari tiga tantangan yang disajikan seputar perjalanan. Setelah melalui proses penjurian terdapat 3 Tim yang terpilih menjadi pemenang 1, 2 dan 3 di BDO Airport Code Race, yaitu:

  1. Hashstack sebagi Juara 1
  2. Radya Playground sebagai Juara 2
  3. Dhiva Coder sebagai Juara 3

Semua tim pemenang sekarang akan memasuki fase inkubasi untuk menguraikan lebih lanjut gagasan mereka, dan berpotensi mempresentasikan aplikasinya di depan Manajemen AP 2.

“Hackathons adalah contoh bagus tentang bagaimana kumpulan developer secara bersamasama memikirkan solusi dan inovasi yang terbaik yang bisa diberikan, dengan memodernisasi berbagai aspek yang selama ini tidak tersentuh, tanpa melupakan standar-standar yang ada, dalam hal ini standar AP 2”, ungkap Kristiono, Ketua Umum MASTEL.

Sementara, Direktur Utama AP 2, Muhammad Awaluddin menyatakan “Di jalur menuju inovasi ini, kami senang memiliki para developer sebagai mitra yang menawarkan inovasi di Hackathon kami, dan kedepan akan mendukung kami dalam mendigitalkan bandara yang dikelola oleh AP 2”, ungkapnya.

Awaluddin juga menegaskan bahwa pihaknya juga menyambut dan menantikan acara sejenis yang akan digelar di Medan.

“Kami kembali menantikan partisipasi para developer di acara Airport Hackathon ketiga kami di tahun 2017, yang akan diselenggarakan di Medan dengan mengambil observasi di Bandara Internasional Kualanamu Tebing Tinggi, Sumatera Utara”, lanjut Muhammad Awaluddin. IN

 

Pemenang Apps Pitching wilayah Jawa Barat yaitu:

– Pemenang 1: Deliversip

– Pemenang 2: Comrades

– Pemenang 3: Smartgoals

– Pemenang 4: Androwebhost

– Pemenang 5: Sewa Lapang