Pemenang CGK Startup Grand Prix

Teknopreneur.com – Menjelang HUT RI Ke-72 tanggal 17 Agustus 2017, dimana pemerintah telah menetapkan slogan “Indonesia Kerja Bersama”. Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Koperasi Digital Indonesia Mandiri (DIGICOOP) dengan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo), tahun ini menggelar event kompetisi Startup Grand Prix road to Liga Digital Indonesia. Startup Grand Prix rencananya akan diselenggarakan di 8 wilayah yaitu Jabodetabek & Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur dan Sumatera Utara.

Format kompetisi yang diselenggarakan adalah apps beauty contest (pitching) dan thematic Hackathon. Acara ini mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), karena format dimana para talent digital akan diberikan tantangan menyelesaikan masalahmasalah di berbagai sektor unggulan.

Sebagai contoh yang diadakan di wilayah Jabodetabek & Banten, peserta diberikan tantangan hackathon bertema Bandara Soekarno Hatta yang diberikan PT. Angkasa Pura 2 (Persero). Dirjen APTIKA Kemkominfo Semuel A. Pangerapan dalam pembukaan Keynote Speech yang berjudul “Indonesia Kerja Bersama Mendukung Perkembangan Startup dan Talent Digital” menyampaikan penyelenggaraan Hackathon bertema Bandara ini sejalan dengan semangat Kerja Bersama untuk mendorong digitalisasi seluruh sektor unggulan, mengingat Transportasi adalah sektor prioritas dalam program Nawacita pemerintah.

Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengatakan “Startup Grand Prix merupakan event untuk mengajak para pemilik Apps untuk bergabung dalam Liga Digital Indonesia yang telah diselenggarakan APJII selama 2 tahun terakhir”. “Sosialisasi Liga akan dilaksanakan di setiap wilayah penyelenggaraan Startup Grand Prix dengan dukungan para pengurus wilayah APJII”, lanjut Jamalul Izza.

Ketua Umum MASTEL Kristiono berharap Startup yang tengah merintis dapat terus memvalidasi produknya ke market dan melakukan monetisasi secara cepat. “Startup Grand Prix dimaksudkan agar para Startup termotivasi untuk ngebut, seperti di balapan, disamping program ini juga beririsan dengan pilar local related content dalam Digital Inclusion yang dicanangkan MASTEL, APJII dan ATSI”.

Grand Prix Day, Penjurian Wilayah Jabodetabek & Banten Jabodetabek dan Banten adalah wilayah yang pertama kali diselenggarakan Startup Grand Prix, dan berhasil menggaet PT. Angkasa Pura 2 (Persero) sebagai partner dalam proposition and challenge untuk kategori Hackathon yang diberi nama CGK Airport Code Race.

Rangkaian kegiatan untuk wilayah Jabodetabek dan Banten telah dimulai dari pembukaan pendaftaran pada tanggal 22 Juni 2017, pre Hackathon/Warming up Class pada tanggal 23 Juli 2017, tur eksklusif khusus peserta CGK Airport Code Race ke Bandara Internasional Soekarno Hatta pada tanggal 5 Agustus 2017, dan terakhir yang dilaksanakan pada hari ini (13/8) yang merupakan sesi Grand Prix Day (penjurian).

Total peserta Grand Prix Day wilayah Jabodetabek dan Banten berjumlah 57 tim dimana 40 tim berasal dari kategori CGK Airport Code Race (Hackathon) dan 17 tim berasal dari kategori Pitching Apps. Setiap tim minimal beranggotakan 3 orang dan anggota tim juga tidak dibatasi hanya untuk yang berprofesi sebagai pengembang aplikasi saja.

Dalam penjurian, peserta mendapat kesempatan 8-10 menit untuk mempresentasikan karya timnya di hadapan Juri. Terkait jumlah peserta yang mencapai 57 tim, Project Director Startup Grand Prix Arki Rifazka mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme rekan-rekan yang mendaftar sebagai peserta di wilayah Jabodetabek dan Banten dan sekaligus berharap akan mendapatkan tanggapan yang tidak kalah banyaknya di 7 wilayah berikutnya.

“Kami sangat kagum dengan antusiasme di wilayah Jabodetabek dan Banten”, ungkap Arki.

Pemenang Apps Pitching Wilayah Jabodetabek & Banten

1. Urutan 1: Get Crew

2. Urutan 2: Byurbyur

3. Urutan 3: Hello Guide

4. Urutan 4: Cozora

5. Urutan 5: ewaste Apps

Pemenang Wilayah dinilai berdasarkan aspek problem solution, disruption, impact dan monetizing Pemenang CGK Airport Code Race

1. Juara 1: Handaru Sakti, Luthfi Hariz, Samad, Rahmat Rasyidi, Hendra Pria Utama, Irwan Cannady (Tim The Portal)

2. Juara 2: Guntur Putra Pratama, Dwi Yoga Wibawa, Arga Putra Panatagama (Tim Dreamous ID)

3. Juara 3: Imam Rachmadi, Nur Faizah, Rahman Fad, Rendy Hananta, Dimastri Mayco, Elbert Valdian (Tim Flyer Apps)

Penilaian CGK Airport Code Race merujuk pada aspek problem solution, impact, customer journey dan ketersediaan prototype aplikasi yang ditawarkan oleh masing-masing peserta.

Komposisi Dewan Juri

1. Apps Pitching:

a. Tyo Guritno (CEO & Co-founder Inspigo.id)

b. Hugo Diba (CEO & Founder Kumparan)

2. CGK Airport Code Race

a. Yosrizal Syamsuri (Chief Probis Digital Airport Angkasa Pura 2)

b. Teguh Prasetya (Ketua Bidang Kebijakan Strategis MASTEL)

c. Alexander Zulkarnaen (Traveller & Brand Consultant)

d. Ari Priyatna (Probis Digital Airport Angkasa Pura 2)

Sebagai informasi, pendaftaran Startup Grand Prix road to Liga Digital Indonesia sudah dibuka untuk wilayah di luar Jabodetabek dan Banten. Masyarakat dapat mengakses website startupgp.id untuk berpartisipasi sebagai peserta dan memilih wilayah penyelenggaraan yang ingin diikuti pada saat mendaftarkan timnya.

Pada Startup Grand Prix road to Liga Digital di wilayah Jabodetabek dan Banten, MASTEL, APJII dan Digicoop bekerjasama dengan PT. Angkasa Pura 2 (Persero), PT. Telkom Indonesia, Indigo Creative Nation, Indotelko, recap.id dan teknopreneur. Dukungan dari pemerintahan berasal dari Kemkominfo, Galeri Indonesia WOW Kemenkop UKM dan BEKRAF RI. LIN