Data Akses Perusahaan yang Meningkatkan Produktivitas

225
Data Akses Perusahaan

Teknopreneur.id – Setiap bisnis memiliki data yang harus diurus, mulai dari pabrik yang ingin efektif hingga perusahaan logistik yang ingin mengirim produknya lebih cepat. Semakin fokus suatu perusahaan kepada metriks, semakin bertambah produktivitas dan etos kerjapun bertumbuh.

Kita hampir menghabiskan separuh hari untuk mendapatkan informasi dari layar kerja, belum termasuk lagi jam kerja secara keseluruhan. Hanya memiliki kebiasaan berkomunikasi dengan baik yang akrab bagi pekerja. Meskipun begitu, membuat etos kerja yang fokus pada data tak semudah membalikkan telapak tangan, kontennya mesti berguna dan sesuai kebutuhan. Percayalah bahwa setiap pekerja menginginkan yang terbaik, maka tunjukkan kepada mereka bagaimana caranya.

Berikut lima cara menggunakan layar kerja untuk menumbuhkan etos kerja berbasis data :

  1. Sederhanakan

Sebuah perusahaan manufaktur raksasa mencari pekerja untuk memastikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dan memasang layar LED besar untuk menampilkan update terbaru di pabrik tersebut dengan data yang sederhana dimulai dari kecelakaan kerja terakhir dan metriks pedoman keselamatan kerja. Tampilan sederhana menggunakan data dengan begini dapat menghasilkan pesan penting kepada para staf dan menyatukan tim. Dengan begitu, pekerja dapat mengingat untuk membawa segala perlengkapan kerja mereka seaman mungkin. Terkesan peringatan yang keras, tetapi hasilnya adalah rendahnya klaim kompensasi dan sedikit jeda waktu kerja, hal tersebut menguntungkan untuk manajemen.

  1. Saling Menolong.

Mengatur para pekerja untuk saling berbagi spreadsheet diperuntukkan agar dapat melihat apa saja yang mengganggu pekerjaan mereka. Dengan kreatif menampilkan secara visual adalah tindakan paling efisien untuk metode komunikasi internal. Hal yang bagus dari data adalah dapat digunakan untuk memutuskan bagaimana tampilannya dan bagaimana pesannya ingin terkirim, sehingga tidak menimbulkan miskomunikasi.

Tunjukkan target harian kepada para staf. Tampilannya juga mesti menampilkan peringatan ketika tim belum mencapai target, untuk mengingatkan manajer agar mengambil tindakan untuk mengatasi hal tersebut. Pekerja Milenial dan Generasi Z, yang merupakan mayoritas pekerja saat ini, menyukai leaderboards yang memungkinkan mereka untuk berkompetisi dalam pekerjaan seperti bermain game.

  1. Jaga Relevansinya.

Tampilan layar mesti disesuaikan dengan kedudukan tim yang bersangkutan, informasi yang dibutuhkan untuk staff sales tentunya berbeda dengan unit customer service. Karena tampilan data dapat diatur secara sentral, penyelia dapat memonitor seluruh layar dari aplikasi smartphone atau tablet mereka. Hal tersebut dapat mengidentifikasi lokasi masalah di waktu sebelumnya. Sekarang dengan data tergenggam ditangan manajer, dapat menghemat waktu yang berharga untuk dapat memastikan apa yang dibutuhkan ketempat yang tepat.

  1. Tak Terduga.

Ketika sesuatu pekerjaan menjadi rutinitas yang sedikit menjemukan, ramaikan hari dengan informasi yang tak terduga, seperti animasi perayaan pencapaian target, atau skor olahraga yang mungkin dicari oleh staff di smartphone mereka. Termasuk sentuhan personal seperti foto pekerja untuk pencapaian profesional pekerja, perayaan atau outing kelompok kerja. Memperbolehkan staf untuk posting makan siang favorit mereka menambah keseruan yang dihargai semua orang. (Lin)