Pemanfaatan Gas Batubara Untuk Mengurangi Penggunaan Solar pada PLTD

134

Teknopreneur.com – PLN saat ini masih mengoperasikan sebanyak 4.165 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas 2.800 MW di seluruh Indonesia. Pembangkitan ini memerlukan bahan bakar diesel (solar) 1,5 juta kiloliter per tahun dan membebani pemerintah dengan subsidi triliunan rupiah.

Inovasi ini menggantikan solar dengan gas batubara menggunakan sistem dual fuel. Hasil uji coba pada mesin diesel 250 KVA menunjukkan pengurangan kebutuhan solar sebesar 25,6 – 28,8 liter per jam atau rata-rata sebesar 62,48%. Berdasarkan harga-harga solar dan batubara yang berlaku, sistem ini berpotensi menurunkan biaya pembangkitan PLN rata-rata sebanyak Rp1.119 per KWh, atau penghematan biaya sebesar 47,26%.

 

Keunggulan :

  • Mengubah sistem single fuel menjadi dualfuel, bahan bakar solar dan gas batubara.
  • Tidak memerlukan penggantian peralatan dan mesin pembangkitan baru.
  • Menggunakan seluruh perangkat PLTD yang sudah ada.
  • Biaya operasi lebih rendah.
  • Investasi minimal.

Potensi :

Berpeluang untuk diaplikasikan pada PLTD khususnya yang berlokasi di luar pulau Jawa dan dekat dengan tambang batubara, baik milik PLN maupun milik swasta.

Nama Inovator :

  • Didi Heryadi, B.E
  • Slamet Suprapto, M.Sc
  • Yusnanto
  • Rudi
  • Ropik
  • Nurhadi

Institusi : PPPTMB

Alamat : JI. Jend Sudirman 623, Bandung 40211

Kejasama Bisnis : Terbatas

Kesiapan Inovasi : Siap Dikomersilkan

Status paten : Diajukan

Analisis :

Solusi inovasi seringkali tidak harus mengganti sarana ama dengan yang baru. Mengupayakan agar sarana lama bisa difungsikan dengan cara dan sasaran yang baru, seringkali merupakan solusi yang lebih praktis dan/atau lebih ekonomis.