Kejora Ventures Gelontorkan USD5 Juta untuk Aplikasi Pendidikan Snapask

99
Kejora Ventures dan Snapask, Media gathering

Teknopreneur.id – Kejora Venture mengumumkan investasinya untuk Snapask dan menyambut mereka sebagai portofolio terbarunya. Snapask merupakan aplikasi startup pendidikan yang berbasis di Hongkong, berhasil meningkatkan valuasinya sebesar USD5 Juta dalam kategori pendanaan ventura Pre Series A untuk memperluas bisnis pendidikan mobile di Asia Tenggara, Australia dan Inggris raya.

Kejora Ventures digawangi oleh Keluarga Charoen Pokphand, Cai Wensheng, Chairman of Meitu, dan Welight Capital, digawangi oleh mantan eksekutif Tencent, berpartisipasi dalam proses pendanaan ini. Total keseluruhan pendanaan untuk Snapask USD8 Juta, termasuk pendanaan seed dari Singapore Press Holdings dan Plug & Play.

“Memasuki era digital, tak terelakkan lagi bahwa banyak pelajar mengalami kesulitan untuk belajar. Mempertimbangkan realitas perangkat mobile yang marak bagi setiap orang, Snapask merupakan alat bagus untuk pelajar yang mengalami kesulitan mencari jawaban yang dibutuhkan,” ujar Sebastian Togelang, Founding Partner of Kejora Ventures.

Ia menambahkan, kami juga percaya bahwa Snapask akan membawa dampak positif di sektor pendidikan Indonesia dan kita sangat senang menjadikan Snapask bagian dari portofolio Kejora Ventures.

Dimulai pada tahun 2015, Snapask merupakan perusahaan teknologi pendidikan yang mengaplikasikan mesin belajar dan layanan mobile cloud untuk membuat pendidikan lebih efektif, mudah digunakan dan dapat dijangkau setiap pengguna. Dengan mengaplikasikan teknik kecerdasan artifisial yang banyak dibutuhkan oleh layanan pendidikan.

Snapask mengalami peningkatan pengguna sejak quarter ke empat 2016, mencapai 300.000 pengguna di Hongkong, Singapura dan Taiwan. Snapask membidik untuk menjadi perusahaan pertama yang melayani teknologi pendidikan secara global pada tahun 2020.

“Kini Snapask focus pada pengembangan dipasar Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Kami berharap dapat menyediakan pelayanan bagi 4 Juta populasi pelajar di regional Asia Tenggara pada quarter kedua, dan melayani Australia dan Inggris Raya pada quarter ketiga,” kata Timothy Yu, Founder dan CEO Snapask.

Ia melanjutkan, merupakan kesempatan yang baik sekali untuk datang dan berbagi inovasi mutakhir kami. Kami senang dalam prosesnya berkesempatan untuk bertemu dengan pemain kunci di ekosistem teknologi Indonesia, termasuk mitra pengelola Kejora dan jaringannya. Luasnya jaringan yang ada sangat krusial di fase ekspansi kami secara regional. Kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi pelajar di Jakarta dan juga semua yang terlibat dan menjadi bagian dari mitra kami. (Lin)