K – Startup Grand Challenge 2017 Menggelar Kesempatan Ekspansi di Asia

119
K - Startup Grand Challenge 2017, Info Session
CSO EV Hive, Ethan Choi dan Senior Executive Director Shift.Asia, Juno Kwon

Teknopreneur.id – Mitra resmi K –  Startup Grand Challenge (KSGC), Shift.Asia, menggelar sesi info untuk mendukung program akselerasi yang akan diadakan bulan Agustus 2017. Shift.Asia bergabung dengan EV Hive dan INGRM communications untuk menggenjot upaya agar startup unggulan Indonesia tak ketinggalan untuk ikut serta pada kesempatan ini hingga 14 Juni.

Kegiatan ini diperuntukkan bagi publik dan seluruh pelaku industri startup yang berminat untuk ekspansi bisnisnya di seluruh Asia. Sedikit mengejutkan bahwa yang telah mendaftar ada 270 pengunjung, menunjukkan minat dari startup Indonesia untuk memperluas bisnisnya di Asia melalui program yang diadakan Korea. Potensi yang dilirik para founder startup yang memiliki visi untuk meningkatkan level bisnisnya dengan mengadopsi mindset internasional dan menumbuhkan bisnis startup di mancanegara yang dimulai dari Asia Tenggara.

Sesi info dimulai pukul 5.30 PM dimulai dengan sambutan dari CSO EV Hive, Ethan Choi yang memaparkan elaborasi kultur Korea, kemudian diikuti presentasi dari Senior Executive Director Shift.Asia, Juno Kwon tentang cara mengembangkan bisnis startup mancanegara secara efisien, yang dilanjutkan dengan pemaparan KSGC. Terkait tingginya minat dan banyaknya pertanyaan dari kandidat potensial, sesi tanya jawab interaktif dibuka pada pukul 5.50 PM hingga 7.30 PM. Setelah itu para pengunjung saling berbagi informasi tentang startup, media dan investor yang bergabung untuk saling bertukar ide perluasan bisnis.

“Respon yang ada cukup bagus, tampak sekali antusiasme dari jumlah startup Indonesia yang telah menyempatkan waktunya untuk menggali informasi dan mendaftar di K – Startup Grand Challenge tahun ini. Kami senang telah berbagi info tentang besarnya potensi startup yang bersinergi dengan perusahaan terkemuka di Korea, termasuk juga startup lokal. Kami percaya Korea dapat memberikan kontribusi besar untuk pengembangan startup Indonesia, seperti layaknya yang ditawarkan ekosistem teknologi Korea,” ujar Juno Kwon.

Pengalaman kesuksesan tahun 2016, pemerintah Korea mendukung program 2017 dengan mengundang 50 startup untuk mendapat dukungan program akselerasi di Seoul sebesar $800K+ untuk diraih. Shift.Asia sebagai mitra akselerator yang memilih pemenang tahun lalu, akan melanjutkan pemilihan startup terbaik dari seluruh dunia untuk investasi dan mendukung seluruh program.

Untuk memastikan ekspansi berjalan mulus akan dipilih startup yang berorientasi pasar yang luas. Shift.Asia akan menyediakan segala yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis startup termasuk beberapa pilihan silabus, sesi mentoring dengan tenaga ahli, analisa bisnis dan konsultasi. Tim yang sukses akan dikirim ke Korea selama empat bulan dimana mereka akan disediakan ruang perkantoran di Korea, penerbangan dan akomodasi, serta berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk mendapatkan kesempatan memperluas bisnisnya di seluruh Asia bahkan dunia. (Lin)