100% Lokal, Smartphone Digicoop Resmi Diluncurkan

75
100% Lokal Buatan Indonesia, Smartphone Digicoop Diluncurkan

Teknopreneur.com – Indonesia akhirnya resmi memiliki smartphone 100% lokal. Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) mulai hari ini (21/1)secara resmi telah meluncurkan smartphone nama Digicoop ini ke masyarakat dengan mekanisme keanggotaan koperasi. Samartphone ini disebutkan memiliki 100% kandungan dalam negeri dengan aplikasi lokal, bahkan menggunakan server sendiri , termasuk DNS network sama sekali tidak terkoneksi dengan google.

Dalam smatrphone DigiCoop juga terdapat beberapa aplikasi yaitu advertising, fitur single sign on, email, messenger lokal, coopcloud, coop store yang berisi puluhan ribu aplikasi sampai aplikasi keanggotaan koperasi. Sementara untuk sistem operasinya adalah sistem operasi lokal yang mengkustomisasi Android 6.0, smartphone ini sudah mendukung jaringan 4G LTE. Kustomisasi tersebut membuat para pengguna tak perlu lagi menggunakan akun google untuk mengaktifkan smartphonenya melainkan cukup dengan akun koperasi digital, maka semua aplikasi bisa digunakan.  Dengan demikian, smartphone ini hanya bisa digunakan oleh anggota koperasi saja.

OS yang dipakai ini juga memungkinkan anggota untuk mendapatkan poin setiap membuka smartphonenya yang berupa poin impression. Karena dengan membuka smartphone, bar iklan yang tampil di bagian atas layar akan memberikan poin ke anggota. Tampilan iklan ini tidak bisa dibuang lantaran menjadi bagian dari OS dan di situ letak kelebihannya.

Ketua Umum MASTEL Kristiono menyampaikan produk smartphone Digicoop adalah buah kolaborasi para stakeholder industri yang saling mengisi berdasarkan peranannya masing-masing.

“Dengan model struktur korporasi seperti ini, kita akan buktikan bahwa kedaulatan bangsa akan dapat ditegakkan dengan prinsip gotong-royong,” ujarnya.

Ia juga berharap inisiatif dari para pelaku Industri lokal ini terus mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat Indonesia. “Keanggotaan Koperasi bersifat perorangan, sehingga siapapun bisa bergabung”, sambung Kristiono.

Sementara Menteri Komunikasi & Informatika RI Rudiantara menyatakan Peluncuran Produksi Perdana Smartphone Digicoop merupakan terobosan dan bukti nyata bahwa industri lokal memiliki keinginan serius untuk mandiri dan berinovasi. Mengamini pendapat Menkominfo, Ketua KDIM Henri Kasyfi Soemartono berharap setiap masyarakat dapat melihat KDIM sebagai insitusi bisnis yang dari awal sudah diniatkan menjadi milik seluruh warga negara Indonesia. Henri mengungkapkan,

“Dalam merealisasikan smartphone ini, KDIM melakukan multi stakeholder approach dengan dukungan dari APJII, MASTEL, Kemkominfo, Kemenkop UKM, Kemperin, Kemristek Dikti, BEKRAF, ITB dan PT. Jalawave Integra, dan terus membuka diri terhadap semua pihak yang ingin berkontribusi” terang Henry. IN