Meeber Dukung 5.000 Aplikasi untuk UMKM Jatim

64
Gubernur Jawa Timur bersama UMKM saat Jatim Fair 2016

Teknopreneur.com – Jawa timur merupakan provinsi dengan jumlah UMKM terbanyak di Indonesia. Itulah mengapa Gubernur Jatim, Soekarwo, memiliki cita-cita menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi berbasis industri dan UMKM. Harapan ini didukung penuh oleh Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur yang sejak dulu dikenal sebagai wadah berkumpulnya pelaku UMKM. Meeber Teknologi Indonesia sebagai penyedia layanan aplikasi manajemen bisnis pun tak tinggal diam. Start Up yang lahir dan berkembang di Jawa Timur ini merasa perlu membantu pelaku usaha UMKM dalam memanajemen dan mengembangkan bisnisnya.

Oleh Karena itu pada Rabu, 23 november 2016, CEO Meeber, Yusuf Kurniawan, dan Wakil Ketua Umum bidang UMKM Jatim, H. Moch. Rizal, telah menandatangani Memorandum of Understanding sebagai langkah awal kerjasama antar ke duanya dalam membantu pelaku UMKM. “Kami sepakat memberikan 5.000 lisensi aplikasi Meeber POS secara gratis dan memberikan pelatihan serta bimbingan pemakaiannya kepada UMKM yang ada di Jawa Timur. Nanti akan dibuka pendaftaran, sebab Kadin Jatim juga sudah punya basis data UMKM mana saja yang cukup bagus,” ujar Plt. Ketua Umum Kadin Jatim, Deddy Suhajadi, di Graha Kadin Jatim lalu.

CEO Meeber, Yusuf Kurniawan, bersama Wakil Ketua Umum bidang UMKM Jatim, H. Moch. Rizal Langkah besar ini diambil sebab Meeber paham hingga kini masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan dalam melakukan pencatatan. Baik itu mencatat pendapatan per hari, per minggu, hingga per bulan. Belum lagi harus mengurusi stock bahan di gudang, menghitungnya kembali ketika masuk dapur, serta tidak ada tools yang bisa memberi peringatan ketika stock hampir habis. Jika bahan habis nantinya menu yang ditawakan tak bisa disuguhkan. Ujung-ujungnya pelanggan akan kecewa sehingga menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Kendala semacam itu yang berusaha Meeber Teknologi Indonesia atasi dengan menghadirkan aplikasi Meeber POS. Aplikasi ini bisa dijalankan di segala platform Android dan bisa diunduh langsung lewat Play Store.

Sistem pencatatan ini nantinya juga akan membantu pelaku usaha saat mengajukan Kredit Usaha Rakyat yang seyogyanya baru akan dikucurkan oleh lembaga peminjaman jika usaha tersebut sudah terstruktur dengan baik. Pihak peminjam juga tak perlu lagi merasa khawatir sebab pembukuan nasabahnya yang ada di fitur Dashboard Meeber adalah pencatatan otomatis, tanpa rekayasa. Jika sudah terstruktur seperti itu maka pelaku usaha dapat lebih mudah mengembangkan bisnisnya. Pun mengingat kini masyarakat Indonesia sudah mulai beralih ke dunia mobile, maka Meeber berusaha menghadirkan solusi bisnis lewat gawai yang biasa mereka gunakan tiap hari. Semangat ini juga tentunya sejalan dengan pemerintah kota Surabaya yang menggalakkan program Smart City. Nantinya sinergi antara Meeber Teknologi Indonesia dan Kadin Jatim ini diharapkan dapat mendorong UMKM membukukan kinerja yang lebih baik. (Lin)