Cara Publikasi Yang Bagus Untuk Startup

60
Ilustrasi Start Publication

Teknopreneur.com – Kebanyakan startup banyak menghadapi rintangan terkait publikasi. Founder tahu bahwa publikasi dibutuhkan melalui media network, tetapi tidak selalu memiliki koneksi atau SDM yang mampu untuk melakukan publikasi yang bagus.

Publikasi yang bagus dapat menolong startup level early stage membangun user aktif untuk menarik minat pemodal. Jangan biarkan anggaran marketing yang tak digunakan atau lemahnya dedikasi tim marketing melemahkan startup. Gunakan tips-tips ini untuk menolong kebutuhan startup terkait publikasi.

1.      Identifikasi Target Media dan Jurnalis.

Menarik minat berbagai kalangan membutuhkan waktu, yang terkadang tak dimiliki oleh startup. Daripada menawarkan satu persatu, alangkah baiknya kalau mengidentifikasi sejumlah media yang menjadi pilihan utama. Tak ada yang berusaha untuk gagal, jadi sebaiknya kejar media yang benar-benar diinginkan. Luangkan waktu untuk mengidentifikasi jurnalis yang menulis tentang bidang startup, bacalah hasil kerja mereka dan follow mereka di social media.

Hal ini akan menolong untuk mengidentifikasi siapa orang yang tertarik dengan penawaran startup. Apabila ingin memiliki jurnalis yang khusus dan buatlah penawaran yang khusus hanya untuk mereka, walaupun tak secara  langsung. Apabila ingin secara khusus ditulis oleh jurnalis tertentu berikan penawaran umum atau kirim email dengan mention langsung ke jurnalis tersebut.

2.      Gunakan Muatan Berkualitas Untuk Menarik Minat.

Setidaknya ada ribuan startup yang sangat ingin mendapatkan publikasi, dan sayangnya tak semua startup dapat publikasi seperti yang diinginkan. Untuk menaikan peluang tampil, sangat bagus apabila memiliki ide cerdas dan muatan yang bagus untuk ditampilkan sebagai bagian dari penawaran. Contoh yang baik adalah membuat infografis, startup dapat menampilkan cerita secara visual dan mendapatkan perhatian lebih dan bisa di publikasikan.

Memiliki kelompok founder yang menarik, memiliki promosi crowdfunding yang cerdas, Ceritakanlah melalui infografis dan tambahkan di dalamnya penawaran startup. Hal ini akan menarik perhatian jurnalis, dan apabila di publikasikan startup akan diperkenalkan ke lingkup yang lebih luas dengan sederhana karena tampilan visual lebih mengena.

Tujuannya adalah agar kreatif dan mampu tampil diantara ratusan penawaran. Benar-benar ingin tampil maka buatlah video cerdas dan perhatikan media akan mendatangi dan ingin mengenal startup.

3.      Jangan Selalu Membuat Penawaran Yang Sama.

Jurnalis dan para editor mampu mengidentifikasi penawaran yang sama ke semua media. Apabila mereka mencurigai bahwa startup melakukan email blast yang sama ke semua media maka akan segera dihapus. Jurnalis dan editor selalu mendapatkan penawaran publikasi yang sama dengan media lain, buatlah penawaran yang khusus untuk media tersebut dan publikasi yang akan dibuat.

Apabila jurnalis dan editor merasa permintaannya otentik maka peluang untuk mendapat respon lebih besar. Juga jangan terlalu mudah mengganti nama jurnalis dan nama media. Apabila salah mengirim permintaan publikasi maka penawarannya akan di blacklist. Apabila ingin mendapatkan hasil maka harus berusaha semaksimal mungkin.

4.      Buatlah Penawaran Yang Layak Publikasi.

Startup mesti memastikan bahwa penawaran yang diberikan layak publikasi, tak hanya menyampaikan hal unik sebagai nilai jual, tetapi juga penawarannya mesti kreatif terkait dengan media yang ditargetkan.

Contohnya, apabila startup mengembangkan web-based software sebagai jasa produk dan startup menargetkan media yang biasa meliput berita social media, maka pendekatannya adalah dengan menjelaskan bagaimana menggunakan social media untuk mengelola 1.000 pendaftar berbayar. Startup akan menemukan angle layak tayang di setiap media apabila sedikit kreatif.

5.      Gunakan Twitter Untuk Perkenalan.

Hampir setiap jurnalis memiliki akun twitter dan menggunakannya sebagai sumber utama dalam berkomunikasi. Follow mereka membuka peluang untuk mengomentari kerja mereka dan memperkenalkan diri. Jangan mengganggu mereka, tetapi tak ada salahnya memuji mereka di publikasi terbaru. Namun tetaplah orisinil karena mereka dapat langsung melihat di notifikasi. Twitter sangat bagus untuk perkenalan dan apabila mereka mengoneksikan penawaran startup ke Tweet startup akan menguntungkan.

Twitter juga merupakan platform yang sangat bagus untuk mengidentifikasi peluang-peluang yang bisa didapati. Bayangkan jika startup terlibat dalam cyber security dan diperhatikan oleh jurnalis dari media besar yang publikasikan terkait dengan peristiwa besar. Startup cyber security sedang terguncang sekarang dan sedang mencoba setiap peluang yang bisa didapatkan.

6.   Libatkan Statistik dan Data.

Setiap saat dapat melibatkan statistic dan data dalam penawaran. Sebab mampu memberikan kejutan-kejutan dan menawarkan fakta-fakta menarik terbaru. Dengan melibatkan statistic dan data akan terlihat jelas progress startup dan sudah sejauh mana startup berkiprah di kalangan user. (Lin)