Apple Akan Bangun Pusat R & D Kedua Terbesarnya di Indonesia

53

Apple akan membangun pusat penelitian dan pengembangannya (Research and Development) di Indonesia. Pembangunan R and D yang akan diimplementasikan pada 2017 tersebut melibatkan tiga kementerian yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam acara pameran TI Indocomtech 2016 di JCC Senayan, Rabu.

“Indonesia akan menjadi lokasi R and D dari Apple di luar Amerika, nomor 2 terbesar di dunia setelah Brasil,” ujar Rudiantara.

Menkominfo menambahkan bahwa saat ini Apple tengah mengurus izin-izin yang diperlukan. Rudiantara juga memastikan bahwa Apple benar-benar akan membangun R and D. Terlebih sampai saat ini masyarakat Indonesia belum bisa membeli Iphone seri 7 karena terganjal perijinan.

“Harus, kalau enggak, enggak boleh dagang, beli iPhone 7 di luar negeri,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

“Sekarang sedang diproses, kemarin Apple datang dari Asia Pasifiknya, dari Silicon Valley juga datang ketemu sama saya, mereka mengatakan mereka sudah cari tempat, lokasi alternatif tempat sudah dilakukan,” lanjutnya.

Terkait lokasi pusat penelitian dan pengembangan yang akan dibangun Apple di Indonesia, Rudiantara berharap pembangunan tidak bersifat Jakarta sentris atau Jawa sentris, melainkan harus bersifat Indonesia sentris.

“Saya berharap tidak hanya di Jakarta, tetapi nanti apakah itu satu tahun langsung apakah itu bertahap,” kata Rudiantara.

“Sudah dipastikan mereka tidak hanya di Jakarta, sekarang hanya masalah timing, jangan hanya di Jawa, jangan hanya di Jakarta,” lanjut dia.

Lebih lanjut, saat ditanya kemungkinan pembangunan R and D Apple di Papua, Rudiantara menjawab “Kalau ekosistem menunjang kenapa tidak? Memangnya di sana enggak ada orang yang bagus? Ada talent cuma kitanya saja yang ignorence (tidak sadar).” Tutupnya.

 

Sumber: Antara