Jonan : Kita Akan Fokus Ke EBT

109

Teknopreneur.com – Berbicara saat pemaparan dua tahun kinerja Jokowi-JK, di Gedung Bina Graha, Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (27/10/2016), Menteri ESDM Ignatius Jonan menegaskan komitmen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mendorong pembangunan energi berbasis non-fosil seperti energi baru terbarukan karena cadangan energi fosil hanya cukup sampai 12 tahun.

Jonan menyebutkan bahwa cadangan energi fosil di Indonesia yakni minyak bumi sudah hampir habis. Diperkirakan cadangan minyak bumi milik Indonesia hanya akan bertahan hingga 12 tahun, sementara cadangan gas hanya cukup untuk 30 tahun.

“Kita akan fokus juga ke EBT di samping fosil. Cadangan minyak dibanding produksi itu cadangan sekarang sudah habis. 12 tahun lebih tepatnya. Gas itu masih 30 tahun lebih, batubara bisa 100 tahun,” kata Jonan.

Oleh karena itu, Jonan menyatakan pemerintah harus mencari opsi lain untuk keberlangsungan energi di Indonesia. Kedepannya pemerintah akan lebih fokus untuk mengembangkan energi baru terbarukan. Hal itu dikatakannya karena saat ini pengembangan energi baru terbarukan dirasa belum maksimal.

Jonan mencontohkan bagaimana pengelolaan panas bumi yang belum maksimal. Padahal Indonesia adalah negara yang dilewati garis sabuk gunung api yang artinya memilki potensi besar dalam energi panas bumi. Namun sayangnya,

“Pengembangan energi panas bumi baru lima persen” ujar Jonan.

selain panas bumi, pemerintah juga akan mengembangkan energi surya. Karena sebagai  negara yang dilewati garis khatulistiwa, Indonesia memiliki potensi memiliki panas matahari yang lebih besar dibandingkan negara-negara yang tidak dilewati garis khatulistwa tersebut.

“Ini akan jadi fokus untuk didorong supaya lebih efisien, karena kita berada di garis katulistiwa masa penggunaan surya rendah sekali,” ucap Jonan. IN