Cara Tepat Startup Melakukan Pivot

94

Teknopreneur.com – Ketika startup memutuskan untuk melakukan pivoting, artinya telah berani untuk melakukan hal yang baru dan jauh dari ‘comfort zone’ yang selama ini telah terbiasa untuk dilakukan. Agar proses pivot startup bisa berjalan dengan lancar, ada baiknya untuk memperhatikan hal-hal dasar yang bisa mempengaruhi kelanjutan proses pivoting. Artikel berikut ini akan membantu startup melakukan tahap pivot yang tepat dan tentunya sempurna.

Pertajam kemampuan bisnis

Saat ini startup makin banyak jumlahnya menawarkan beragam layanan, fitur berbasis digital untuk mempermudah kehidupan orang banyak. Jika startup terbilang sukses menghadirkan inovasi terkini 2 atau 5 tahun yang lalu, belum tentu produk tersebut menjadi relevan untuk saat ini. Pertajam kemampuan bisnis sebagai pemilik startup, dan hadirkan ide-ide baru yang segar, unik dan berbeda dengan layanan startup baru yang mulai eksis dan menggantikan layanan yang ditawarkan startup lama yang tidak memiliki inovasi produk.

Dengarkan feedback pelanggan setia

Salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh startup adalah, cenderung untuk membuat produk yang tidak diminati oleh pasar, dengan demikian produk tidak diterima dengan baik dan bisnis berakhir bangkrut. Pastikan untuk mendengarkan dengan baik masukan, kritikan dan keinginan dari pengguna setia di startup sebelumnya, posisikan diri sebagai pengguna dan hal apa yang ingin pengguna dapatkan dari layanan baru startup. Untuk bisa sukses melakukan pivoting, pastikan mengerti keinginan pengguna, untuk itu dengarkan baik-baik apa yang pengguna sampaikan.

Ciptakan produk terbaik

Boleh saja menghabiskan uang untuk kegiatan pemasaran dan promosi secara masif, namun jika produk yang buat tidak bekerja dengan baik, jangan harap proses pivoting bakal berakhir dengan baik pula. Sebelum meluncurkan produk baru pasca pivoting, pastikan untuk melakukan pengecekan, uji coba dan buatlah versi Beta, sebelum melakukan kegiatan pemasaran dan promosi peluncuran produk.

Ajak pengguna saat ini mencoba produk baru

Manfaatkan pengguna setia untuk mencoba produk baru Anda sebelum dilemparkan ke pasar. Kumpulkan semua feedback apakah itu negatif atau positif dari pengguna yang telah setia menggunakan produk startup yang sebelumnya dan masih memiliki minat yang cukup besar untuk mencoba produk startup yang baru. Jika produk telah siap untuk diluncurkan, ciptakan hubungan baik dengan pengguna lama dengan menawarkan layanan tambahan dan keuntungan lebih yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna setia.

Sumber : disadur dari berbagai sumber