Teknopreneur.com – Diprediksi  dalam akhir dekade yang kedua di abad 21 topik Food and Healthy akan menjadi tren utama dalam enterpreneurship global. Hal tersebut diutarakan oleh Panji Prabowo dalam roadshow Liga Digital 2016 yang ketiga di Depok pada Senin (17/8) kemarin.

Tren itu didasari oleh semakin meningkatnya kebutuhan pangan manusia karena jumlah populasi yang terus meningkat. Sementara itu, kualitas ekologi juga diprediksi akan semakin menurun yang berpengaruh langsung kepada kualitas makanan dan gaya hidup, sehingga kebutuhan kesehatan menjadi hal yang sangat penting.

“Semua itu akan mempengaruhi fokus enterpreneurship di masa depan,” tukas Panji.

Selain menjelaskan tentang fokus enterpreneurship, Panji juga menjelaskan tentang prediksi IoT yang akan mengkoneksikan lebih dari 200 milyar perangkat di seluruh Dunia. Juga bagaimana perubahan pola investasi yang akan cenderung bergeser ke investasi bisnis-sosial, tak cuma sekedar fokus ke profit semata.

“Di Indonesia salah satunya GoJek yang memiliki dampak sosial luar biasa. Sebelumnya profesi ojek bukan profesi yang memiliki sistem standar. Setelah GoJek ada, pengguna diharuskan login, deposit dan lain-lain. Profesi ini kemudian dapat menjadikan semua orang memiliki peluang, melalui sebuah aplikasi,” ujar Panji yang juga merupakan salah satu punggawa di Nuesto.

Selain talkshow, acara ini juga mengadakan pengundian Doorprize dengan cara voting. Para peserta mengemukakan ide membuat konsep aplikasi, dan yang paling banyak mendapat dukungan dari peserta lain akan mendapatkan doorprize. Peserta ada yang memiliki ide membuat aplikasi marketing properti syariah, aplikasi pengobatan herbal, aplikasi ta’aruf, dan aplikasi HP anti copet.

Setelah ini, roadshow Liga Digital yang disponsori oleh Bank Tabungan Negara, Bank BRI, Telkom Indonesia, Pandi dan di support oleh Kemkominfo, Kementerian Perindustrian, Dewan TIK Nasional, Binus University, Telkom University, Koperasi Digital (Digi Coop), IIXS, dan Mastel ini akan diadakan di Bandung pada Kamis 20 September 2016. Liga Digital adalah kegiatan yang memberi peluang untuk semua kalangan mengambil peran stakeholder, dan membentuk ekosistem digital secara kolektif.

Dari kegiatan ini, diharapkan kemunculan aplikasi-aplikasi nasional unggulan yang selanjutnya akan didorong bersama oleh semua pemangku kepentingan, agar dapat bersaing dengan aplikasi global yang selama ini mendominasi pasar nasional. Selain itu liga dengan media partner dari Kompas.com, nextren, Good News From Indonesia (GNFI) dan Merdeka.com ini dibentuk agar dapat memfasilitasi tumbuh-kembangnya kuantitas serta kualitas pengembangaplikasi nasional.IN