Berawal dari kegelisahan untuk mendapatkan jasa pelayanan service Air Conditioner (AC), Clarissa Leung mengungkapkan kisah di cetuskannya Seekmi Apps. Bersama dengan Nayoko Wicaksono, Clarissa menyebutkan bahwa untuk mendapat pelayanan usaha jasa tidak sulit lagi, dengan kemudahan yang diberikan Seekmi Apps, pelanggan mendapatkan pelayanan yang utuh dari jasa professional.

Memang, Seekmi Apps memberikan jawaban atas kerumitan yang selama ini dialami warga Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, dan dengan bergulirnya Seekmi Apps kesulitan yang selama ini ada dapat teratasi. Sejak 2015 Seekmi Apps telah berjalan dan hingga 2016 mendapat kepercayaan dari para pelanggan, yang memang jadi prioritas dari Seekmi Apps. Kini Seekmi Apps telah berkembang menjadi salah satu aplikasi yang menunjang kebutuhan warga Jakarta dan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelayanan jasa professional.

Seekmi, service marketplace pertama dan terbesar di Indonesia yang menyediakan lebih dari 500 jenis jasa dan memiliki 5000 penyedia jasa professional, hari ini mengumumkan keberhasilan mereka mendapatkan pendanaan Series A yang didukung oleh CyberAgent Ventures dan diikuti oleh sejumlah perusahaan investasi lain dari Indonesia dan mancanegara. Jajaran investor lain melibatkan di antaranya : Ventek Ventures, Convergence Ventures, Kinara, Grupara, dan Balancop.

Nayoko Wicaksono, CEO, mendirikan Seekmi bersama Clarissa Leung, COO/CTO, yang sama- sama menempuh pendidikan di University of British Columbia. Mereka mendapatkan ide ini ketika mereka menghadapi masalah sulitnya menemukan teknisi untuk memperbaiki AC di apartemen Clarissa. Meski terdapat lebih dari 65,000 penyedia jasa teregistrasi di seluruh penjuru Indonesia yang menawarkan mulai dari membersihkan rumah hingga mengasuh anak, tetap saja belum ada sebuah platform terpercaya yang menghubungkan UKM-UKM ini dengan konsumen, dan seringkali konsumen harus bergantung pada rekomendasi atau acuan dari teman-teman atau iklan-iklan untuk menemukan penyedia jasa.

Nayoko, yang merupakan pengusaha lokal dan memiliki kemampuan implementasi yang kuat melalui pengalamannya bekerja di Rocket Internet dan bisnis digital EMTEK, mengungkapkan, “Marketplace jasa adalah bisnis lokal yang luar biasa. Kami mencari dan memilah dengan sangat hati-hati setiap penyedia jasa di platform kami untuk memastikan para users mendapat akses cepat dan mudah ke penyedia jasa terpercaya dalam semua kategori. Pendanaan baru ini memungkinkan kami memperkuat keunggulan di pasar Indonesia dan semakin meningkatkan product experience yang baik bagi pengguna dan vendor.”

Clarissa, yang telah 6 tahun mengembangkan teknologi bagi perusahaan besar seperti Panasonic dan Barclays, yakin bahwa teknologi adalah kunci unggulan di Seekmi, “Teknologi adalah jantung Seekmi. Sejumlah besar dana akan kami alokasikan untuk keunggulan teknologi melalui R&D (research & development). Kami akan mengembangkan team IT kami, merekrut para engineer terbaik untuk menjadikan Seekmi lebih intelligent, responsive, dan reliable. Dengan teknologi terdepan yang kami gunakan, Indonesia akan memiliki kemudahan mendapatkan penyedia jasa dalam genggaman ; kapanpun dimanapun.”

Steven Vanada, Vice President dari CyberAgent Ventures mengungkapkan, ”Seekmi memiliki potensi untuk mendisrupsi industri jasa di Indonesia dengan membantu UKM dalam mendapatkan pelanggan baru, dan begitu juga sebaliknya. Untuk merealisasikan disrupsi

 tersebut, diperlukan strategi dan pemikiran jangka panjang, dan kami yakin Seekmi mempunyai pendekatan yang tepat dan memiliki tim terbaik untuk penerapan di market ini.”

Adrian Li, selaku Managing Partner dari Convergence Ventures melanjutkan,”Pendiri-pendiri Seekmi menggabungkan penerapan lokal yang kuat dengan teknologi dan keunggulan produk, sekaligus dengan passion untuk menolong para penyedia jasa dan users agar dapat terhubung secara cepat, aman, dan mudah. Kami bersemangat untuk bekerja mendukung mereka, menciptakan marketplace jasa yang memimpin di Indonesia.” 

Seekmi dirintis di awal tahun 2015 dan menarik perhatian beberapa investor berpengalaman dan berpengaruh di masa pendanaan awalnya, antara lain Justin Kan, Partner dari Y Combinator, Mari Pangestu, Menteri Indonesia terdahulu, dan Adi Sariaatmadja, Direktur EMTEK. Seekmi adalah satu dari hanya delapan startup yang terpilih untuk mengikuti program prestigius Google Launchpad Accelerator, tak lama setelah meluncurkan situs jasa nya di Agustus 2015. Sejak itu, Seekmi telah mengkualifikasi lebih dari 5000 professional jasa dalam platformnya dan telah mendapat lebih dari 250,000 pencarian jasa.  

Tak hanya mengalokasikan investasi untuk teknologi dan produk, pendanaan di putaran ini akan digunakan untuk melebarkan jangkauan pelayanan dan membawa Seekmi ke kota-kota besar di luar Jabodetabek dan Bandung, seperti Bali, Medan, Surabaya, Semarang, dan Makassar, hingga misi besarnya memfasilitasi jasa di seluruh Indonesia.