Teknopreneur.com-Pasar Indonesia, khususnya untuk Cloud, diperkirakan akan tumbuh dari USD 287 juta ke USD 430 juta pada penghujung tahun 2018 dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (Compound Annual Growth Rate / CAGR) sebesar 19%. 

Untuk itu Hitachi Data Systems (HDS), berupaya  mendukung perusahaan untuk bergerak ke era transformasi digital melalui Hitachi Virtual Storage Platform (VSP) G series yang terbaru. Hitachi VSP G series yang terbaru membantu pelanggan memecah data silo dan memperbarui manajemen penyimpanan.

Dengan melekatkan fungsionalitas NAS, optimalisasi cloud dan peningkatan integrasi VMware ke platform penyimpanan VSP G400, G600 dan G800 mampu menyederhanakan dan mempercepat upaya modernisasi penyimpanan yang dilakukan oleh pelanggan.

Pelanggan terus berusaha untuk meninjau kembali strategi TI mereka demi menemukan cara untuk mengoptimalkan dan mengurangi biaya yang terus dikeluarkan untuk penyimpanan yang masih tradisional dan layanan cloud, meskipun demikian para pelanggan membutuhkan solusi yang bersifat fleksibel yang dapat mengatasi keadaan lingkungan yang berbeda, contohnya seperti virtualisasi, pusat data yang terpencil dan inti serta strategi cloud yang dinamis, agar memenuhi kebutuhan infrastruktur untuk berbagai aplikasi.

Sebagai sebuah platform penyimpanan terpadu yang dioptimalkan untuk teknologi cloud, VSP G Series dibuat untuk memenuhi kebutuhan ini dan terus berupaya untuk mewujudkan filosofi investasi Hitachi yang kuat dalam hal inovasi, hal ini terlihat dengan adanya lebih dari 4,000 paten SAN/NAS yang terkait teknologi.

Menurut Bob Madaio, Senior Director for Infrastructure Solutions, Hitachi Data Systems, Hitachi Data Systems terus berinvestasi dalam bidang inovasi dan di industri terkemuka yang dimilikinya, yaitu Virtual Storage Platform guna membantu pelanggan untuk mentransformasikan dan memodernisasi infrastruktur TI mereka. Dasar TI yang selalu berubah menuntut sistem penyimpanan untuk bersifat tangkas, handal dan hemat biaya.