Bandung, 13 Mei 2016-Komunitas-komunitas pebisnis UKM dari berbagai sektor industri saat ini tumbuh dan berkembang semakin banyak dan beragam. Komunitas yang terlihat tumbuh pesat saat ini adalah komunitas pebisnis berbasis teknologi. Komunitas bisnis berbasis teknologi banyak yang terdiri dari para inventor yang memiliki penguasaan teknologi tertentu dan berupaya masuk kedalam industri. Komunitas tersebut mengarungi gelombang informasi di era digital saat ini, dimana segala sesuatu bisa diperoleh secara cepat, mudah dan murah.

Walaupun umumnya pebisnis-pebisnis ini sangat kreatif dan inventif, kondisi tersebut cenderung menghasilkan para pebisnis instan. Kondisi dimana kompetensi pebisnis belum memadai untuk masuk kedalam persaingan industri. Terutama ketika memasuki ranah jasa keuangan. Kurangnya wawasan mengenai jasa-jasa finansial menjadi hambatan salah satu utama bagi para pebisnis pemula. Dampak yang segera terasa adalah terhambatnya peningkatan skala usaha.

Apalagi pelibatan investor sering menyebabkan perusahaan lebih fokus ke peningkatan valuasi perusahaan, ketimbang memperkokoh fundamental bisnisnya. Oleh sebab itu Teknopreneur Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia mengadakan acara BRI Teknopreneur Forum 2016 yang bertema “Literasi Finansial Bagi Startup”.

Forum Literasi Finansial  ini akan membahas tentang peluang dalam membangun perusahaan secara bootstrapping, dengan memperkenalkan jasa-jasa finansial pembiayaan perusahaan atau proyek, tanpa harus melibatkan investor. Dalam event ini kita akan membuka peluang komunikasi dengan lembaga keuangan untuk menunjang pertumbuhan atau pendirian startup oleh Teknopreneur.

Workshop gratis dan terbuka bagi para startup ini akan diadakan di Kota Bandung, Jakarta dan Surabaya ini akan menghadirkan pemateri  dari kalangan teknopreneur yang sukses diantaranya,Jamalul Izza (APJII),Indra Purnama (Angel.id),Hari S Sungkari (BEKRAF),Fajrin Rasyid (Bukalapak.com),Arief Widhiyasa (Agate Studio), dan Achmad Zulkarnain (Inovasi Teknologi Solusindo).

Workshop perdana dilaksanakan hari 13 Mei 2016, pukul 19.00 di Digital Innovation Lounge (DILo), Gedung Balemotekar Jalan Banda  No 40 Bandung yang akan menghadirkan Indra Purnama (Angel.id) dan Jamalul Izza, (Ketua APJII).  Menurut Jamal, untuk memperkokoh fundamental bisnis, perlu peran semua stake holder, baik dari asosiasi, industri, akademisi, pemerintah hingga lembaga keuangan.