Teknopreneur.com-Kelesuan ekonomi di tahun 2015 sepertinya berakibat bagi periklanan tanah air, baik di media cetak, elektronik maupun online. Seperti yang dialami oleh pertelevisian, meski dominan 75% dari seluruh anggaran belanja nasional  kenaikan pertumbuhan yang pada tahun 2013-2014 mencapai 24%, di tahun 2014 ke 2015 hanya naik 5%. Sedangkan untuk media online dan cetak, pertumbuhan kearah yang negatif.  

“Meski begitu di tahun 2016 harris memprediksi dunia periklanan akan bangkit lagi karena diprediksi anggaran belanja iklan akan naik 3,5-4% atau sekitar 160 triliun,”kata Harris Thajeb selaku Country CEO Dentsu Aegis Network Indonesia di Jakarta (27/1/2016).

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) berharap kelesuan ekonomi di tahun 2015 tak terulang lagi sehingga tidak berdampak buruk lagi bagi dunia periklanan di Indonesia tak terkecuali perusahaan yang dinakhodainya, Dentsu Aegis Network (DAN).

Dan salah satu cara agar peristiwa tersebut tidak terulang dengan mengintegrasikan ke 16 jaringan brand dalam satu lokasi.  Dengan begitu DAN bisa lebih fokus mengembangkan bakat-bakat karyawannya dan memberikan layanan terbaik kepada kliennya dalam bidang komunikasi merek, media, kreatif dan layanan digital.