Teknopreneur.com – Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Triawan Munaf menegaskan dukungannya terhadap program Liga Digital Indonesia. Bersama Bekraf, kementerian Perindustrian; Kementerian Komunikasi dan Informatika; Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dewan TIK Nasional; Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia; KLIK Indonesia; Masyarakat Industri Kreatif Indonesia; Binus University; Teknopreneur Indonesia  bersepakat agar program Liga Digital Indonesia terus dilanjutkan, ditingkatkan dan dijadikan Program Nasional Bersama.  

Program Liga Digital Indonesia sendiri bertujuan untuk mendorong aplikasi lokal bisa bersaing dengan aplikasi global. Liga Digital dibagi dalam lima kategori yaitu permainan, komunikasi atau sosmed, produktivitas dan edukasi.

Diharapkan Liga Digital juga mampu mendorong aplikasi lokal untuk bisa bersaing dengan produk-produk global. Selain itu program ini dilakukan juga dalam rangka untuk memperkuat jaringan ekosistem digital nasional yang belum terkoordinasi dengan baik.

Menurut Adie Marzuki, sebagai CEO Teknopreneur Indonesia, Liga Digital Nasional nantinya juga akan memfasilitasi penyediaan platform bagi para peserta. Ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan langsung kepada para peserta saat para peserta memasuki pasar pada tahap-tahap awal.

Semoga saja lewat program Liga Digital Indonesia, aplikasi buatan anak negeri bisa bersaing dengan produk global yang sudah lebih popular di masyarakat.