Teknopreneur.com-Ingin lebih terbuka dan terpercaya bagi seluruh masyarakat dan stakeholder terhadap kominfo. Itulah tujuan dibentuknya zona integritas oleh dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) RI.

Dengan pembangunan zona integritas ini semua pihak bisa memantau,mengawal,mengawasi bahkan berperan serta di dalamnya khususnya pelaksanaan reformasi birokrasi serta pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pembangunan Zona Integritas di Diskominfo yang ditanda tangani oleh Menkominfo Rudiantara dan Menteri PAN &RB. Yuddy Chrisnandi sebenarnya merupakan aksi tindak lanjut dari instruksi presiden No 2 Tahun 2014 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi serta peraturan Menteri PAN &RB  No 52 tahun 2014 tentang pencanangan pembangunan zona intetgritas menuju wilayah bebas dari korupsi WBK dan Wilayah Birokrasi bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan instansi Pemerintah.

Salah satu bentuk nyata diskominfo dalam perwujudan zona inetgritas ini adalah pelaksanaaan rekrutmen pegawai serta promosi jabatan eselon I dan I secara terbuka, melaksanakan e-Procument,komunikasi dan informatika ditujukan untuk mendorong kemudahan dakam bisnisi dan memperbaiki kualitas dari layanan publik. Selain  itu izin penyelenggaraan jasa telekomunikasi dan izin prinsip jasa penyediaan konten yang awalnya 60 haru kalender kerja kini paling lama 14 hari kerja.

Setelah pencanangan ini akan dilaksanakan unit kerja yang akan jadi pilot project. Selain itu sebelum penandatanganan zona inetgritas ini, Rudi menegaskan kepada seluruh pegawainya bahwa pencanangan ini adalah tanggung jawab seluruhnya. Tidak ada pandang bulu, baik pegawai esselon satu esselon dua atau apa saja jabatannya. Dan ia melarang keras pegawainya untuk berdagang. Maksudnya disini seperti menegosisasikan layanan kepada masyarakat dengan sejumlah nilai atau uang.