Teknopreneur.com – Belakangan, big data mulai banyak dipergunakan oleh perusahaan ataupun lembaga di berbagai sektor, mulai dari perbankan, mining, ritel, finansial, hingga perawatan kesehatan. Ironisnya, di lapangan banyak  individu ataupun organisasi malah menghadapi berbagai tantangan baru dengan adanya pemanfaatan big data.

Jika dahulu para enterprise kebanyakan menyimpan data dalam jumlah besar dengan menggunakan hadoop. Namun, yang jadi pertanyaan adalah bagaimana bisa memahami data-data yang telah mereka kumpulkan tersebut? Dengan menggunakan teknik entropy sampling atau visualisasi data yang dimiliki oleh Oracle Big Data Discovery, dianggap mampu membaca data dalam jumlah besar sekalipun.

Untuk itu, General Manager Business Analytics Oracle Corporate, Francis Han memberitahukan lima langkah mudah dan cepat dalam mengubah data mentah menjadi sebuah wawasan bisnis. Langkah pertama adalah temukan data yang relevan agar lebih mudah untuk diidentifikasi. Kemudian langkah kedua, pahami potensi data sehingga dapat mempercepat analis dalam eksplorasi data.

Selanjutnya, mengubah data menjadi intuitif dan berpusat pada pengguna, sehingga dapat mengubah big data untuk kebutuhan analitik. Berikutnya, menemukan kreativitas dalam big data guna memperoleh perspektif data yang lebih mendalam dan melihat pola baru dalam visualisasi data yang interaktif dan kaya. Dan yang terakhir, membagi data tersebut untuk mendorong kolaborasi dengan tujuan memaksimalkan nilai data. 

Dengan Oracle Big Data Discovery, dapat dengan cepat mengubah data mentah menjadi wawasan bisnis yang bisa diterapkan, tanpa bertumpu pada bakat khusus semata. Platform tersebut telah mendukung terjadinya transformasi data dalam melakukan analitik serta memperoleh potensi tersembunyi dari big data, sehingga membantu dalam membuat keputusan yang strategis untuk memastikan keberhasilan bisnis mereka di masa mendatang.