Teknopreneur.com – Tak selamanya, desa ataupun kampung-kampung dianggap sebagai daerah tertinggal dan terkesan jauh dari kegiatan ekonomi-bisnis. Kenyataannya, banyak sekali potensi ekonomi yang bisa digali dari inovasi yang ada di desa. Bukan cuma ABRI yang masuk desa, Teknoprenuer dan Bank BNI pun masuk desa untuk meningkatkan potensi ekonomi-bisnis di daerah.

Kali ini, Inkubator Bisnis Kampoeng BNI mengadakan workshop di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Acara tersebut dihadiri oleh para mitra binaan dari Bank BNI, dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang yang hadir. Memang kampung di kawasan Ponorogo ini sangat terkenal dengan ikan nila, tapi tidak menutup kemungkinan ada potensi lain yang masih bisa digali.

Ketua Lembaga Kampoeng BNI Ikan Nila Ponorogo, Trimo yang juga sekaligus mitra binaan BNI mengatakan,”Workshop yang digelar merupakan langkah untuk menginspirasi para pebisnis yang berpotensi agar dapat meningkatan kapasitas bisnisnya.” Menurutnya, dalam workshop yang berlangsung selama 2 hari ini, tidak hanya membahas soal inkubasi bisnis saja tetapi juga market development. “Jadi, bagaimana membuat usaha ataupun bisnis mereka bisa semakin meningkat,”ungkapnya, Rabu (20/5).

Dari banyaknya jumlah peserta, menunjukkan antusiasme warga kampung Ponorogo terhadap program inkubasi bisnis tersebut. Diharapkan program inkubasi ini, dapat berjalan secara berkelanjutan agar lebih banyak lagi inovasi yang muncul, sehingga bisa menjadi salah satu penggerak perekonomian Kampung Ponorogo dan kampung-kampung lainnya.