Pasukan Kadal Kembali Beraksi, Situs Lenovo Jadi Sasaran Operasi

91

Teknopreneur.com – Produsen komputer dan smartphone asal negeri Tiongkok, Lenovo Group Ltd mengatakan situsnya telah dibajak oleh kelompok peretas Lizard Squad. Kelompok hacker, mengklaim serangan tersebut melalui layanan microblogging Twitter.

Menanggapi hal itu, Lenovo mengatakan peretas telah merusak sistem domain sehingga para pengunjung situsnya diarahkan ke alamat situs lain, bahkan sampai membajak email internal perusahaan, seperti yang dilansir dari laman Reuters, Kamis (26/2). Sebenarnya, kasus ini pernah dialami oleh situs penerbangan, yakni Malaysia Airlines.

Kemudian beberapa waktu lalu, mungkin Anda masih ingat dengan peristiwa yang menimpa Sony Corp dan Microsoft Corp, yang diduga kelompok kadal tersebut lah pelakunya. Namun, hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku sebenarnya.

Menurut  laporan pemerintah AS, software bernama superfish memiliki celah untuk dibobol oleh hacker dan menyamar sebagai situs perbankan yang kemudian mencuri informasi kartu kredit pengguna. Lenovo menyatakan menyesal atas ketidaknyamanan penggunanya jika mereka tidak dapat mengakses situsnya.

“Kami akan meninjau keamanan jaringan kami dan akan mengambil langkah yang tepat untuk meningkatkan keamanan situs dan juga melindungi integritas informasi pengguna kami,”kata perusahaan. Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat dalam peringatan Jumat lalu menyatakan bahwa program Superfish sebagai software bawaan pada hampir selusin model laptop Lenovo, membuat pengguna rentan terhadap serangan cyber yang dikenal sebagai SSL spoofing, sehingga para peretas dapat membaca lalu lintas web untuk kemudian mengarahkan ke situs lainnya.