Teknopreneur.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, masyarakat di sjumlah wilayah Indonesia pada pertengahan 2015 ini sudah bisa menikmati jaringan 4G Long Term Evolution (LTE) pada frekuensi 1.800 MHz.

“Pertengahan tahun ini 4G LTE dengan 1.800MHz sudah bisa dinikmati oleh masyarakat di kluster tertentu, bukan di seluruh Indonesia tapi minimal di kota tertentu,”ucapnya. Hal tersebut, seperti yang dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Senin (23/2).

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan, penataan 4G LTE dengan frekuensi 1.800 MHz merupakan migrasi dari frekuensi 4G yang sejak Desember tahun lalu masih berjalan di spektrum 900MHz. “Perlu penataan ke 1.800 MHz, karena 4G membutuhkan frekuensi yang berkesinambungan. Setelah itu kita akan tata ke 2.100 MHz,”katanya.

Dirinya pun menuturkan, migrasi konsumen dari jaringan 2G ke 4G memerlukan waktu dan adaptasi. “Saat ini, masih ada puluhan juta pelanggan jaringan 2G di Indonesia. “Kita ini mau 2G terus apa mau Broadband? Mau SMS-an doang apa butuh internet cepat?,”ungkapnya.

Menurutnya, program internet cepat 4G merupakan salah satu fokus Kemkominfo hingga tahun 2019 mendatang. Ia pun mengungkapkan,“Targetnya adalah membuat Indonesia menjadi negara kedua dengan internet tercepat di ASEAN setelah Singapura, karena saat ini Indonesia masih menempati peringkat ke-4 terlelet di ASEAN,”ujarnya.

Kemudian Ia pun menambahkan, jika ingin internet cepat, harus migrasi ke 4G. “Namun, bagi pelanggan 2G yang juga punya hak sebagai konsumen tetap tidak terganggu,”ujarnya.