Teknopreneur.com – Mungkin Anda perlu tahu bahwa hacker begitu mudah untuk mencuri informasi dari smartphone ataupun gadget lainnya. Bahkan, yang suka mengintip informasi bukanlah dari kaum peretas saja, melainkan badan intelejen negara juga mungkin saja mengintip informasi pribadi seseorang.

Menurut laporan dari The Intercept, lembaga keamanan cyber Amerika Serikat National Security Agency (NSA) dan Government Communications Headquarters (GCHQ) asal Inggris, diduga menyusup dan mencuri informasi kartu SIM yang diproduksi oleh perusahaan Belanda, Gemalto. Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman TechCrunch, Sabtu (21/2).

Kabar tersebut telah memberikan gambaran bahwa kita harus melindungi akses komunikasi, khususnya untuk melindungi smartphone dari mata-mata. Dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, perlu aplikasi chatting ataupun aplikasi tatap muka, seperti skype tanpa bisa dimata-matai oleh oknum yang tidak berkepentingan.

Menanggapi hal itu, seorang analis dari American Civil Liberties Union, Chirs Soghoan menyatakan,“Ter-enkripsinya pesan teks dan sistem saluran telepon sangat diperlukan untuk melindungi informasi pribadi yang sekaligus sebagai kewajiban kita untuk mengamankan diri sendiri.” Lebih lanjut, ia pun mengungkapkan para lembaga keamanan cyber yang dibentuk pemerintah seharusnya bertanggung jawab atas informasi pribadi setiap orang, dan tak sepantasnya jika dimanfaatkan untuk kegiatan hacking (pembajakan).

Menurutnya, ada sarana yang aman digunakan untuk mengirimkan informasi, yakni iMessage dan FaceTime, dimana kedua aplikasi tersebut tersedia untuk para pecinta Apple. “FaceTime merupakan alat berkomunikasi yang dapat menghasilkan audio dan video, sementara iMessage untuk orang yang gemar berkirim pesan teks. Keduanya dianggap efektif, dikarenakan enkripsi data yang digunakan sangat ketat, sehingga jika pemerintah menginginkan informasi tersebut, harus meminta pihak Apple, itu pun jika diizinkan,”ujarnya.

Akan Tetapi, dengan enkripsi yang lebih baik lagi belum tentu 100 persen lebih aman. “Dan mungkin seharusnya disediakan aplikasi yang lebih aman, untuk membuat para hacker lebih sulit lagi memperoleh informasi Anda,”ungkapnya.