Teknopreneur.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjanjikan kemudahan kebutuhan perusahaan untuk berinvestasi di Indonesia agar mendorong minat investasi perusahaan jejaring sosial.

Dan kali ini kabar yang ditunggu-tunggu datang dari Path. Kemarin (18/2) Path, perusahaan jaringan sosial pribadi mengumumkan Country Manajer Path untuk Indonesia yaitu William Tunggaldjaja. Penunjukkan ini berarti William secara resmi akan bertanggungjawab untuk operasional pasar lokal Path termasuk pengembangan merek dan bisnis Path.

Sebelumnya, Desember lalu Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan ia sudah bertemu dengan CEO and co-founder Path, Dave Morin, dan membicarakan peluang investasi. Rudiantara  menerangkan dalam diskusi pada acara tersebut, Kominfo menawarkan kepada Dave Morin untuk berinvestasi di Indonesia dan mendorong untuk membuka kantor official di Indonesia.

“Saya dorong dengan mengatakan apa yang dibutuhkannya di Indonesia agar mau investasi, karena kalau dilihat market share dia di sini sebesar 80%. Cukup besar bukan?” lanjut Rudiantara.

Dave Morin pun setuju dengan pernyataan Sang Menteri. Dalam acara penunjukkan Country Manajer Path Indonesia ia memberikan pernyataan bahwa dirinya telah menyaksikan pertumbuhan Path yang begitu pesat di Indonesia dan ketertarikan yang besar akan produk mereka.

“Kami juga telah bekerja sama dengan sejumlah mitra lokal di Indonesia, termasuk tim desainer dan sekarang adalah saat yang tepat untuk memanfaatkan momentum itu. William akan berperan penting dalam mendukung komunitas Path yang dinamis untuk terus tumbuh di Indonesia,” terang Morin.

Menaggapi hal ini, William yang pernah belajar di Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat ini mengatakan bahwa penunjukannya ini bukan hanya didasari oleh pembicaraan antara Menkominfo dan Dave Morin beberapa waktu lalu.

“Sebelum itu, Path juga sudah berencana untuk berinvestasi di Indonesia. Potensi pasar di Indonesia memang besar dengan jumlah penduduk lebih dari 240 juta. Dan dengan ini Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki kantor di luar Amerika,” terang William.

Menyandang peran barunya ini, William yang sebelumnya pernah berkarir di Zomato sebagai Country Manajer Indonesia, kemudian di Lazada Indonesia sebagai Wakil Presiden Direktur untuk bagian Pemasaran. Dan pernah memegang beberapa posisi di Microsoft mengatakan Path saat ini berada pada titik yang penting dalam pertumbuhannya, dengan memberikan pilihan media sosial alternatif yang semakin populer dibandingkan platform media sosial lainnya. Selain itu, menurutnya perusahaan ini memiliki kombinasi yang sangat kuat antara inovasi dan kewirausahaan yang mendorong perkembangan dengan cara mendengarkan dengan seksama apa yang diinginkan dan dibutuhkan para pengguna.

“Saya tidak sabar untuk memperluas jejaring Path di Indonesia yang merupakan salah satu pangsa utama Path, yang juga menjadi negara dengan pengguna sosial media teraktif di dunia,” ujar pria berumur 30 tahun itu.