Teknopreneur.com – Investor sekaligus pemegang saham utama Apple Inc, Carl Icahn mengatakan saham perusahaannya telah mencapai angka US$216 per lembar. Perusahaan yang tersohor sebagai pembuat iPhone tersebut, menjadi perusahaan yang paling bernilai di dunia, bahkan sahamnya diperkirakan akan bernilai hingga US$1,3 triliun atau setara dengan PDB Korea Selatan.

Perlu diketahui, untuk saat ini saja perusahaan tersebut telah bernilai lebih dari US$700 miliar. Hal tersebut, seperti yang dikutip dari laman Reuters, Kamis (12/2).

Icahn satu dari sepuluh investor utama Apple, telah lama mendesak perusahaan untuk kembali membeli sahamnya yang telah dijual untuk meningkatkan dividend perusahaanya . Hal itu, seperti yang diungkapkannya pada Oktober tahun lalu, bahwa nilai saham Apple bisa meningkat dua kali lipat serta mendesak perusahaan untuk segera membeli kembali saham yang pada saat itu dihargai US$100 per lembar.

Dirinya pun mengatakan,“Kami berharap pada pembaruan program pengembalian modal yang dimulai sejak April lalu sebagai antisipasi, yang mencakup jual-beli saham.” Bayangkan pada 27 Desember kemarin, Apple berani merogoh kocek dalam-dalam sekitar US$178 miliar untuk membeli IBM, yang bila diumpamakan sama saja dengan membagikan uang sebesar US$556 untuk seluruh warga Amerika.

Menurut StarMine Intrinsic Valuation Model, saham Apple harus diperdagangkan pada US$140,90 per lembar. Sehingga tingkat pertumbuhan majemuk tahunan dari pendapatan bisa mencapai 9,9 persen selama 10 tahun ke depan.