Teknopreneur.com- Harry Surjanto, President Director CTI Group mengatakan bahwa kemampuan memahami kebutuhan pelanggan tidak cukup di era digital ini. Untuk meraih sukses, organisasi harus bisa memprediksi kebutuhan dan berinovasi demi memenuhi keinginan pelanggan.

Oleh karena itu, mengingat pentingnya dua hal di atas, PT Computrade Technology International (CTI Group), penyedia solusi infrastruktur teknologi informasi (TI), akan kembali menggelar  seminar dan pameran infrastruktur TI terbesar di Indonesia yaitu CTI IT Infrastructure Summit 2015, 5 Maret mendatang 2015 di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan.

Tema yang diusung kali adalah “The Future of Analytics, Beyond Big Data” sebagai kelanjutan dari topik IT Infrastruktur Summit pertama tahun lalu yang fokus membahas Big Data. Tema ini dikatakan CTI Group dipilih untuk membantu para profesional bisnis dan TI lebih memahami dan merespon berbagai konsekuensi atas investasi Big Data dan Analitik baik dalam hal bisnis, teknologi serta sosial.

“CTI IT Infrastructure Summit 2015 didedikasikan untuk membantu para profesional bisnis dan TI di Indonesia agar dapat secara lebih baik memahami berbagai manfaat dan juga tantangan implementasi analitik baik secara bisnis maupun teknologi melalui sharing best practice terkait proses, tools, teknologi, teknis, dan aplikasi dari para pembicara ternama dari industri Analitik,” lanjut Harry.

Apa yang diungkapkan Harry ini sesuai dengan prediksi Gartner bahwa pada tahun 2017, organisasi yang menggunakan predictive business performance metrics akan meningkat profitabilitasnya sekitar 20 persen.

Seperti yang juga terjadi pada Lenovo, dikatakan oleh Vony Tjiu, Country Manager Enterprise Business Group Lenovo Indonesia, dengan bergabungnya system x server ke lini bisnis Lenovo, kini Lenovo menjadi perusahaan server x86 terbesar ketiga di dunia dengan peningkatan revenue hingga 30% di quarter lalu. Semakin luasnya lini bisnis Lenovo ini juga berpengaruh terhadap besarnya volume data yang dihasilkan dan harus dikelola.

“Kami memahami bahwa data-data yang telah dianalisa dengan baik menjadi critical bagi pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan, hal ini juga dialami oleh perusahaan-perusahaan yang terus berkembang untuk memperoleh business insights dengan lebih cepat mengolah kumpulan data dan mendapatkan wawasan bisnis yang baru dengan resiko dan biaya yang lebih efisien,” ucap Tjiu.

Sebagai tambahan informasi, CTI IT Infrastructure Summit 2015 ini akan didukung oleh lembaga riset Gartner dan vendor-vendor TI terkemuka di dunia, seperti Lenovo, IBM, FireEye, Hewlett-Packard (HP), Ruckus, Tableau, Vision Solutions, dan F5.